Sunday, 31 December 2023

Membuat Selai Mangga

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Musim mangga telah tiba! 
Setelah beberapa tahun merajuk karena dipotong akarnya yang menjalar kemana mana, tahun ini pohon mangga di depan rumah berbuah lebat kembali.
Buah buah yang bisa dijangkau masih bisa dipetik kalau sudah tua. Tetapi buah yang letaknya tinggi atau tidak ketahuan sudah tua atau memang tidak ada waktu untuk dipetik, maka secara alamiah akan rontok dan jatuh sendiri. Jika buah mangga jatuh di atap atau di atas dak, buah masih cukup bagus kondisinya. Tapi bila jatuh ke lantai yang sudah  dibeton maka buah akan rusak karena pecah, memar atau lebam.
Buah yang kondisinya bagus bisa dinikmati sendiri atau dibagi bagi ke kerabat atau teman. Buah yang kondisinya kurang bagus tadi yang biasanya dinikmati sendiri, karena masih sangat layak untuk dikonsumsi, walau penampilannya kurang bagus.
Salah satu cara mengawetkan buah 
adalah dengan cara dibuat selai.
InsyaaAllah mudah kalau mau membuat selai mangga ini.
Bahan:
1. Buah mangga yang sudah masak, saya pakai 8 buah mangga berukuran sedang 
2. 1 gelas Gula pasir, manis sesuai selera, bisa ditambahkan lagi gula sesuai selera 
3. 1sendok teh garam 

Cara membuat:
1. Cuci buah mangga sampai bersih,  kupas kulitnya, lalu cincang daging buah, usahakan agar seratnya tidak terlalu panjang dengan memotongnya melintang menjadi 0,5cm - 1cm saja (untuk 
Mangga yang berserat kasar).
2. Siapkan kuali, tuang cincangan mangga tadi, lalu dimasak dengan api kecil, aduk aduk sesekali supaya tidak gosong.
3.setelah airnya berkurang tambahkan gula pasir dan garam, lanjut dimasak dan diaduk sampai kental. Kekentalan selai juga disesuaikan kebutuhanan, jika untuk olesan roti tidak usah terlalu kental, tapi kalau untuk nastar harus kental cenderung kering.
Selamat membuat selai homemade !💪

Thursday, 29 December 2022

Kue Lumpang

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Alhamdulillah sudah di penghujung tahun 2022.Sebentar lagi sudah memasuki tahun 2023. Semoga apa-apa  yang kita ingin laksanakan dan yang ingin kita capai di tahun 2022, bisa terwujud semuanya.
Baiklah balik lagi ke judulnya tentang kue manis ini.
Postingan kue -kue tradisional beberapa hari ini sering wara-wiri di beranda akun sosmed berlogo biru, akhirnya kue lumpang ini bisa juga dieksekusi pagi tadi. Alhamdulillah pagi tadi bisa sarapan dengan kue ini. Walaupun resep tidak sama persis dengan yang wara-wiri itu. Resep ini dominan menggunakan tepung beras, ditambahkan satu sendok Makan  tepung tapioka, tapi bila tepung tapioka tidak tersedia bisa di skip saja. Rasanya manis manis Gurih karena ada taburan kelapa parutnya.
Bahan :
1. 300 gr tepung beras 
2. 1 sdm tepung tapioka 
3. 650 ml  air 
4.60 ml santan instan (bisa di skip, ganti air biasa)
5.250 gr gula Arab, bisa ditambah gula pasir jika dirasa kurang manis 
6.1sdt garam 
7. 1 sdm air kapur sirih (diambil yang bening nya saja)
8. Minyak goreng untuk mengoles cetakan 

Bahan taburan :
1. 150 gr kelapa parut 
2. 1/2 sdt garam 
Aduk kelapa parut dan garam lalu kukus kurang lebih 10 menit 

Cara membuat :
1. Rebus gula aren dengan air sampai larut, saring dan dinginkan.
2.  Panaskan kukusan yang telah diberi air secukupnya, masukkan cetakan kue yang sudah diolesi minyak goreng 
3. Aduk bahan tepung dengan santan, air gula aren, air kapur sirih dan garam sampai rata dan halus, jika perlu disaring adonannya.
4. Tuang adonan kue ke cetakan yang sudah panas, jangan terlalu penuh 
5. Kukus sampai matang kurang lebih selama 10 menit  jangan lupa tutup kukusan dibungkus serbet 
6. Keluarkan kue dari cetakan lalu diberi kelapa parut 
Siap dinikmati 





Saturday, 29 October 2022

Sempol Ayam

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, 
Sajian ini dibikin karena pernah lihat jajanan di sekolahan tempat anak saya bersekolah. Jajanan ini laris sekali karena disukai anak anak sekolah, bahkan ibu ibu yang sedang menunggui anaknya pun ikut memborong makanan ini.
Resep ini dibuat berdasarkan pengalaman seringnya bikin olahan ikan selama ini, walaupun namanya bukan sempol. Biasanya saya buat menggunakan ikan giling segar karena banyak tersedia.  Tapi untuk Sempol ini menggunakan daging ayam.  Untuk Sempol ayam ini ditambahkan sedikit udang tanpa kulit agar lebih kaya rasa walaupun tidak memakai penyedap. 

Bahan:
1.200 gr daging ayam tanpa tulang
2. 50 gr udang tanpa kulit
3. 100 gr tepung tapioka
4. 2 bawang putih
5. 2 bawang merah
6. 1 daun bawang, iris tipis
7. 3/4 sdt garam
8. 1/4 sdt merica bubuk
9. 1 butir telur utuh
10. 1 putih telur
11.  Minyak goreng
12.  potongan bambu atau stik es krim untuk pegangannya

Cara membuat:

1.Haluskan daging ayam, udang dan duo bawang, saya pakai chopper
2. setelah halus pindahkan ke mangkuk, tambahkan merica, garam, irisan daun bawang dan telur utuh, aduk rata
3. tambahkan tepung tapioka, aduk kembali sampai rata
4. Bentuk adonan lonjong dengan bagian bawah lebih kecil, lebih kurang seperti yang di gambar, atau sesuai selera, beri tusuk bambu atau stik es krim bagian bawahnya
5. Goreng adonan yang sudah dibentuk dengan api sedang sampai matang dan berwarna coklat keemasan
6. Sajikan dengan saus sambal atau layak juga untuk lauk makan



Friday, 8 January 2021

Pempek Kapal Selam dan Otak Otak (Rendah Karbo)


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah.. ini postingan pertama di tahun 2021. Pempek kapal selam dan otak otak ini dihidangkan untuk Pak Su yang sedang diet rendah karbo. Kalau merasa tubuhnya mulai agak berat dan agak kurang lincah, maka mengkonsumsi makanan yang rendah kandungan karbohidratnya adalah salah satu pilihan yang diambil untuk mengurangi berat badan. Pempek dan otak otak dibuat tanpa menggunakan tepung, hanya putih telur untuk menyatukan dan merekatkan adonan. Jadi supaya mudah saat membentuk pempek, digunakan minyak goreng untuk melumuri tangan supaya adonan tidak lengket di tangan. Pernah juga bikin menggunakan tepung agar-agar, tapi lebih sering tidak pakai, seperti sekarang ini


Bahan pempek dan otak otak :

1. 400 gr daging ikan yang sudah digiling halus
2. 1 butir telur ukuran besar, putih telur untuk adonan, kuning telurnya dengan sedikit putih telur untuk isian pempek kapal selam
3. 1 sdt garam
4. Sedikit bawang putih halus
5. Sedikit irisan daun bawang
6. Sedikit merica bubuk
7. Daun pisang untuk membungkus dan lidi penyematnya

Bahan cuko merah:
1. Cabai rawit
2. Bawang putih
3. Air jeruk kunci atau bisa juga air jeruk nipis atau lemon
4. Garam
5. Gula diet

Cara membuat:
1. Siapkan air, masak air untuk merebus pempek yang diberi sedikit minyak goreng
2. Campur ikan dengan garam dan putih telur sampai rata, bagi 2 adonan, satu bagian untuk pempek kapal selam, satu bagian untuk otak otak
3. Bentuk adonan bulat agak panjang (berat adonan 150 - 200 gr), supaya tidak lengket lumuri tangan dengan minyak goreng, masukkan ibu jari tangan kanan ke salah satu ujung adonan sambil diputar sedikit sedikit sehingga terbentuk lubang yang cukup untuk menampung kuning telur dengan sedikit putih telur tadi, masukkan telurnya lalu tutup bagian atas dengan cara menekan nekan adonan, lalu masukkan ke air rebusan yang sudah mendidih, bila sudah mengapung beberapa lama, angkat pempek dan tiriskan
4. Adonan lain dicampur dan diaduk rata dengan bawang putih halus, daun bawang dan merica bubuk, bungkus dengan daun pisang, ujungnya disemat lidi , lakukan sampai habis, bisa jadi 4 -5 otak otak atau sesuai selera, lalu panggang sampai matang
5. Sajikan pempek dan otak otak dengan cuko yang diberi sedikit irisan ketimun, pempek boleh digoreng dulu
6.Bila kesulitan membuat pempek kapal selam menggunakan telur mentah, telurnya bisa dibekukan sebentar di freezer atau bisa dipakai telur rebus saja untuk isiannya

Membuat Cuko:
1. Rebus sebentar cabai rawit dan bawang putih lalu haluskan
2. Campur jadi satu cabai rawit dan bawang putih yang sudah dihaluskan tadi dengan perasan jeruk kunci, garam dan gula diet, aduk rata, koreksi rasa



Friday, 11 December 2020

Kue Kacang



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, 

Selamat hari jumat.... Semoga semuanya berada dalam keadaan sehat walafiat... Semoga kita semua selalu bersyukur atas nikmat dan karunia dari Allah Yang Maha Besar.. Aamin.

Kue kering kacang ini kelupaan ngepost nya. Kemarin saat ngeposting bolu pisang coklat, terlihat foto-fotonya. Sudah beberapa bulan yang lalu bikinnya. Mungkin berguna nantinya jika ada yang mau bikin. Berikut ini resepnya saya share.

Bahan:

1. 300 gr kacang tanah, disangrai
2. 450 gr tepung terigu
3. 50 gr susu bubuk
4. 120 gr gula halus
5. 300 ml minyak goreng
6. 1 sdt garam
7. Kepingan kacang tanah sangrai, 1 butir kacang di belah menjadi 2
8. 2 kuning telur+1sdt kental manis+1sdt minyak goreng

Cara membuat:
1. Haluskan kacang dengan blender, dibuang kulit arinya dulu jika kacang masih berkulit ari.
2. Campur jadi  satu kacang, tepung terigu, susu, garam dan gula
3. Masukkan minyak goreng, aduk rata sampai kalis, tutup adonan dengan plastik lalu letakkan dalam kulkas kurang lebih 1 jam, jika malas menunggu bisa langsung  dicetak, tapi adonan akan lebih menyatu dan bagus teksturnya jika didiamkan dulu di kulkas.
4. Gilas adonan dengan terlebih dahulu melapisinya dengan plastik bening yang bersih, ketebalan adonan kurang lebih 0,5 cm atau sesuai selera, lalu cetak
5. Letakkan 1 keping kacang pada bagian atas adonan yang sudah dicetak, Oles bagian atasnya dengan bahan olesan
6. Panggang di oven bersuhu 150 dercel sampai matang selama kurang lebih 20 menit.



Thursday, 10 December 2020

Bolu Pisang Coklat




Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh

Alhamdulillah bisa ngepost lagi. Masih dalam suasana pandemi corona, ini ada bolu pisang coklat dibuat pagi tadi untuk cemilan anak-anak. Ada sisa pisang di kulkas, kulitnya sudah agak kehitaman tapi isinya masih bagus dan rasanya manis sekali.

Kalau sedang malas biasanya pisang hanya diblender dengan telur, lalu dicampur terigu gula, garam kemudian langsung digoreng. Tapi bikin dengan cara begini, dua anakku yng terkecil tidak mau memakannya, makanya sekarang pisang lebih sering dibikin bolu karena mereka berdua juga menyukainya.

Pisang yang digunakan adalah pisang gedah, itu biasanya orang sini, sumatera selatan, menyebut nama pisang ini. Pisang ini mirip rasa dan bentuknya dengan pisang biji atau klutuk, tapi tidak berbiji. Saat belum masak benar pisang ini rasanya kelat, tapi kalau sudah masak benar rasanya manis sekali.

Untuk membuat bolu pisang coklat ini bisa juga menggunakan pisang jenis lain. Pilih pisang yang sudah masak dan manis rasanya. Ok... selamat mencoba!


Bahan:
1. 300 gr pisang masak yang sudah dikupas
2. 4 butir telur
3. 200 gr tepung terigu
4. 2 sdm tepung maizena
5. 2 sdm coklat bubuk, cairkan dengan sedikit air
6. 80 ml susu uht coklat
7. 100 ml minyak kelapa
8. 120 gr gula pasir
9. 1 sdt garam

Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius
2. Haluskan/blend 250 gr pisang dengan susu uht, lalu tambahkan coklat bubuk yang sudah dicairkan dan aduk rata, sisa pisang yg 50 gr diiris tipis untuk toping, sisihkan
3. Kocok telur dan gula sampai kental dan putih, tambahkan tepung terigu dan maizena, lalu campuran pisang yang telah dihaluskan, dan terakhir tambahkan minyak kelapa, aduk balik adonan sampai bercampur rata
4. Tuang semua adonan pada loyang yang telah diolesi sedikit minyak (diameter 20 cm), hentakkan loyang perlahan
5. Panggang di oven sampai matang selama kurang lebih 40 menit, atau bisa juga tes tusuk.



Wednesday, 22 April 2020

Talam Singkong Lumer










Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

"Stay at home" , dirumah saja, tidak kemana mana untuk kebaikan kita semua. Alhamdulillah..Allah masih memberikan kesehatan dan kemampuan untuk dapat bertahan menghadapi wabah virus covid 19 ini. Anak anak tidak belajar di sekolah lagi, tapi belajar secara online, kadang melalui media internet dan juga media televisi. Paksu juga sebulan lebih "work from home", bekerja dari rumah saja. Masjid dekat rumah juga tidak mengadakan sholat jumat lagi, sejak itu pula paksu dan semua anak laki laki  kami sholat 5 waktu berjamaah di rumah saja. Untuk mendapatkan bahan makanan kami berbelanja di warung dekat rumah. Kalau tidak mendesak tidak perlu untuk keluar rumah. Untuk saat ini saya masih bisa berbelanja ke pasar kecil dekat dengan kawasan tempat tinggal kami. Biasanya berbelanja seminggu sekali, maka sekarang saya batasi dua minggu sekali, tidak tahu nanti bagaimana  kedepannya. Semoga wabah ini segera berlalu dan kita semua dapat beraktivitas secara normal lagi...aamiin..
Bubur atau talam berbahan singkong atau ubi kayu ini dibuat untuk camilan di rumah. Bahannya sederhana dan mudah didapat. Untuk menghaluskan singkongnya bisa dengan cara diparut, tapi karena dirumah tidak ada parutan maka dihaluskan dengan blender saja. Santan  yang  digunakan bisa menggunakan santan kelapa segar atau santan kelapa instant.


Bahan lapisan bawah:
1. 600 gr singkong yang sdh dibersihkan dan dipotong potong
2. 150 gr gula merah
3. 100 gr gula pasir
4. 750 ml santan encer
5. 200 ml air
6. 1 sdt garam
7. 1 lembar daun pandan
Bahan lapisan atas/putih:
1. 600 ml santan kental
2. 40 gr tepung beras
3. 3/4 sdt garam
4. 1 lembar daun pandan


Cara membuat:
Lapisan bawah/kecoklatan
1. Masak air, gula merah, gula pasir dan pandan sampai gula larut lalu saring, sisihkan
2. Sambil merebus gula merah, haluskan singkong bersama santan menggunakan blender
3. Masak kembali gula merah yang sudah disaring tadi sampai mendidih
4. Tambahkan campuran singkong yang sudah diblender tadi, masak terus sambil diaduk sampai  meletup letup dan matang
5. Tuang ke wadah saji selagi panas
Lapisan atas/putih
1. Aduk tepung beras dengan 4 sdm santan kental, sisihkan
2. Masak sisa santan, garam dan pandan sampai mendidih
3. Tambahkan campuran tepung beras dan air tadi
4. Masak terus sambil terus diaduk sampai meletup letup,  kental dan matang
5. Tuang perlahan selagi panas diatas lapisan bawah sampai menutupi seluruh permukaan kue
6. Siap disajikan.

🌹🌹🌹Selamat melaksanakan ibadah puasa ramadhan 1441 h, semoga kita semua menjadi insan yang bertambah ketaqwaan kepadaNya, Aamiin...🌹🌹🌹


Tuesday, 28 January 2020

Pie Nanas




Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Alhamdulillah atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya. 
Late post lagi ini. Sudah beberapa minggu  yang lalu pie nanas ini kubuat, biasalah..mood nya belum ada untuk menulis dan mem-post-kannya.
Menjelang saat libur sekolah akhir tahun kemarin, si bungsuku yang susah makan minta dibuatkan nastar. "Mau kue yang ada isi selainya", katanya, sambil tangannya mengisyaratkan bentuk dari kue nastar itu. Dengan penuh suka cita maka dibuatlah nastar sederhana dengan harapan si kecil menyukainya. Rupanya si bungsuku ini menyukainya dan terlebih lagi yang lainnya. Dalam 2 hari saja nastar  yang kurang lebih sekilo sudah ludes dimakan😁. Setelah berkali membuat nastar saja, sekalian saja kali ini kue selainya ada yang dibuat dalam versi pie, bahan dan rasanya kan hampir mirip dengan nastar.

Bahan kulit:
1. 250 gr tepung terigu  
2. 100 gr margarin khusus untuk cake dan cookies
3. 2 sdm gula halus
4. 1 butir telur

Bahan selai nanas:
1. 1 buah nanas ukuran sedang
2. 1/2 gelas gula pasir (sesuai selera)
3. 1 sdt garam
4. Sepotong kecil kayu manis

Cara membuat:
1. Membuat selai nanas, haluskan buah nanas yng sudah dibersihkan dengan cara diblender atau diparut, masak nanas halus tadi dengan semua bahan sampai kental, rasa manis sesuai selera 
2. Membuat kulit pie, aduk semua bahan kulit menggunakan spatula, lalu dilanjutkan dengan tangan sampai bisa diuleni, bulatkan adonan
3. Gilas kulit pie dengan ketebalan kira kira 0,5 cm atau sesuai selera  lalu masukkan ke cetakan pie dengan ditekan dan dirapikan dengan jari dan spatula, 
4. Tusuk tusuk dasar kulit pie dengan garpu lalu isi tiap kulit pie dengan selai, tutup pie dengan adonan yang dibentuk panjang  kecil dengan posisi menyilang diatas pai, tekan perlahan ujungnya agar menyatu
5. Panggang sampai matang, sesuaikan suhu oven masing masing, ovenku pada suhu 170°C selama kurang lebih 45 menit, diawal pemanggangan dengan api bawah saja, beberapa menit terakhir dengan api atas bawah supaya bagian atas kulit pie agak kecoklatan warnanya


Saturday, 29 December 2018

Kue Lapis Ubi Ungu


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Alhamdulillah... tak terasa kita semua sudah berada di penghujung bulan desember, yang berati jugs sudah dipenghujung tahun 2018. InsyaAllah kita akan bertemu di tahun 2019 dengan segala sesuatunya menjadi lebih baik lagi, Aamiin. 
Kue lapis ungu ini dibuat hampir sama dengan kue  Lapis labu kuning  yang sudah lebih dulu dipublish. Takaran bahan hampir sama, tapi karena santan yang dipakai santan sedang maka ditambahkan susu kental manis putih. Aku sendiri sebetulnya lebih suka menggunakan santan kental jika bikin kue lapis. Jadi sesuai selera masing masing saja.

Bahan
1. 450 gr ubi jalar ungu yang sudah dikukus
2. 250 gr tepung tapioaka
3. 50 gr tepung beras
4. 960 ml santan sedang.
5. 40 gr susu kental manis putih (1 sachet)
6. 1 butir telur
7. 200 gr gula
8. 1 sdt garam
9. 2 lembar daun pandan
10. 2 sdm coklat bubuk/ secukupnya dilarutkan dengan 2 sdm air/secukupnya

Cara membuat:
1. Masak santan dengan daun pandan sampai mendidih, dinginkan dan buang daun pandannya, campur susu dengan santan sampai ukuran semuanya jadi 1 liter
2. Blender ubi ungu kukus dengan telur dan sebagian campuran santan+skm putih, sampai halus, sisihkan
3. Dalam wadah yang cukup besar, campur tepung tapioka, tepung beras, gula dan garam, tuangi dan aduk dengan ubi ungu blender tadi dan campuran santan sedikit sedikit sampai rata dan halus
4. Bagi 2 adonan, satu bagian dibiarkan begitu saja berwarna ungu, satunya lagi diaduk rata dengan coklat bubuk yang sudah dicairkan tadi,
5. Saring tiap tiap adonan supaya adonan rata halusnya
6. Kukus adonan, tiap warna berselang seling dengan api sedang, gunakan loyang  ukuran 18 cm x18 cm,  kukus tiap lapisan lebih kurang 5 menit, lakukan berselang seling sampai adonan habis dengan takaran yang sama
7. Dinginkan kue, lalu simpan di lemari es selama beberapa jam, 
8. Potong potong kue dengan pisau yang beralaskan plastik tipis bersih, supaya hasil potongannya rapi
9. Tata di wadah saji dan hidangkan


Friday, 30 November 2018

Asinan Mangga



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Musim mangga telah tiba, Alhamdulillah pohon mangga di depan rumah sedang berbuah lebat. Buahnya sudah dibagi bagi, dan masih cukup banyak untuk dikonsumsi sendiri. Kalau aku lebih menyukai yang belum terlalu masak. Karena jika terlalu masak buahnya berserat, walaupun rasanya manis sekali. Beberapa hari yang lalu bikin asinan dari buah mangga yang sudah tua tapi belum masak dan teksturnya masih cukup keras. Bikin yang simpel saja cukup pakai bumbu cabai, gula dan garam. Cabainya juga cuma dipotong potong saja sehingga kuah asinannya masih tetap jernih. Untuk menambah cita rasa ditambahkan pula potongan jeruk kunci.... yummy..!

Oh ya, jika proses perendaman dengan air kapur dirasakan terlalu lama bisa dikurangi waktunya ataupun ditiadakan. Fungsi air kapur supaya potongan buah tetap 'kres kres' dan tidak lembek.

Bahan :
1. 2 buah mangga mengkal
2. 2 cabai merah, potong kecil kecil
3. 4 cabai rawit merah, potong kecil kecil
4. 700 ml air 
5. 1 1/2 sdt garam atau secukupnya
6. 7 sdm gula pasir
8. Jeruk kunci/lemon cui secukupnya, potong tipis
9. 1/2 sdt kapur sirih larutkan dalam 1 liter air, biarkan beberapa saat sampai mengendap kapurnya dan airnya bening kembali
10. 2 sdt garam larutkan dalam 1 liter air putih matang

Cara membuat:
1. Kupas buah mangga, potong tipis atau sesuai selera
2. Rendam potongan mangga dalam air kapur selama 1 - 2 jam, fungsinya supaya potongan buah mangga tidak lembek
3. Cuci potongan mangga yang sudah direndam air kapur beberapa kali sampai bersih lalu tiriskan
4. Rendam lagi potongan mangga dalam air garam selama lebih kurang 30 menit, tiriskan
5. Sambil merendam mangga dalam air kapur, kita buat kuah asinannya, masak air sampai mendidih, tambahkan gula pasir, aduk sampai gula larut dan air kembali mendidih, terakhir tambahkan garam dan potongan cabai, aduk lalu matikan api kompor, biarkan sampai dingin
6. Campur potongan mangga dengan air gula tadi, diamkan beberapa saat dalam lemari es
7. Asinan buah mangga sudah bisa dinikmati dengan jeruk kunci yang dipotong tipis, dingin lebih enak





Tuesday, 30 October 2018

Kacang Telur


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Saat kecil dulu, suka sekali makan jajanan ini. Dibungkus plastik kecil kecil, dijual di warung dekat rumah. Dulu itu makanan ini disebut kacang atom, tapi sekarang ini sebutan kacang atom itu lebih populer untuk makanan olahan pabrik berupa kacang tanah berbalut tepung yang yang berwarna putih. Gak masalah, yang jelas kacang telur ini sudah jelas menggunakan telur dalam proses pembuatannya.
Sebelumnya supaya yakin kacang yang digunakan bersih, kacang tanah dicuci dulu dengan cara dibilas dua kali dengan air bersih, lalu dijemur sampai kering, baru deh kacangnya siap diolah.

Bahan:
1. 350 gr kacang tanah
2. 8 sdm gula pasir berbutir halus
3. 1 butir telur yang besar
4. 2 sdm margarin, dicairkan
5. 1/2 sdt garam
6. 300 - 400 gr tepung terigu

Cara membuat:
1. Kocok dengan garpu atau sendok, telur, gula dan garam sampai agak larut gula dan garamnya
2. Tambahkan margarin cair, aduk lagi sampai rata
3. Letakkan kacang tanah pada wadah, tuangi dengan 2 sendok sayur larutan telur (secukupnya), aduk sampai semua kacang dibaluri adonan telur tadi
4. Tambahkan  tepung terigu secukupnya lalu aduk rata dengan kacang sampai semua kacang diselimuti lapisan tepung terigu, pisahkan satu satu  jika ada beberapa kacang yang lengket dan bergumpal jadi satu, rapikan bentuk kacang, sisihkan jika ada gumpalan adonan yang tidak ada kacangnya, bila perlu ayak dengan besek plastik atau wadah nasi yang bolong bolong bagian bawahnya
5. Lakukan step nomor 4 lagi beberapa kali, sampai adonan telur habis
6. Goreng kacang yang sudah berbalut telur dan tepung tadi dalam minyak panas yang cukup banyak dengan api kompor kecil, goreng sampai matang dan warnanya kuning kecoklatan
7. Angkat kacang telur dari penggorengan lalu tiriskan di kertas tissue dapur
8. Kacang telur sudah bisa dinikmati, jika sudah dingin bisa disimpan di toples yang tertutup rapat.


Sunday, 30 September 2018

Wingko

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Hari ini bikin makanan kecil yang dibuat dari tepung ketan. Memanfaatkan bahan yang tersedia. Tepung ketan sisa bikin klepon, sedangkan kelapa parutnys sisa bikin santan untuk rendang. Biasanya bahan bahan sisa kalau tidak cepat dimanfaatkan akan terlupakan dan akan kadaluarsa,  kan sayang.. ! Takaran bahan bahan wingko inipun pakai feeling saja, tapi hasil akhirnya enak lho

Bahan:
1. 250 gr tepung ketan putih
2. 200 gr kelapa parut
3. 160 gr gula pasir, rasa manis sesuai selera
4. 1 butir telur utuh
5. 1 kuning telur
6. 1/2 sdt garam
7. 100 ml air
8. 1/2 sdt vanili bubuk



Cara membuat:
1. Campur semua bahan (kecuali air) sampai rata dengan cara diuleni
2. Tuangi air sedikit sedikit sambil diuleni sampai tercampur rata
3. Adonan sudah dapat dipanggang diatas kompor, Bisa dengan pan, cetakan kue cubit atau martabak mini, bisa juga menggunakan kuali biasa, olesi dulu alasnya dengan minyak atau margarin
4. Aku menggunakan cetakan kue pai yang diolesi margarin, tuang adonan wingko kedalamnya, lalu dipanggang di oven listrik, api atas bawah pada suhu 220°C selama kurang lebih 35 menit, sampai matang dan berwarna kecoklatan
5. Setelah agak dingin dan dikeluarkan dari cetakan, kue wingko siap disajikan.



Tuesday, 14 August 2018

Otak Otak




Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,  Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, bisa nge blog lagi. Selama beberapa bulan ini sibuk dengan segala urusan.  Dari kesibukan di bulan puasa ramadhan sampai ngurusi anak anak sekolah di tahun ajaran baru. Sebenarnya ada saja niatan untuk update blog tapi yang namanya mood susah sekali untuk datang menghampiri, padahal sudah ada fotonya. Jadinya beberapa resep makanan yang sebenarnya belum pernah ditampilkan di blog ini belum sempat di hadirkan keberadaannya. Otak otak berbahan ikan ini saja sebenarnya sudah dibikin seminggu yang lalu. Syukurlah sudah dipublish sekarang.

Bahan:
1. 500 gr daging ikan giling
2. 200 gr tepung tapioka
3. 250 ml santan
4. 1 butir telur
5. 1 1/2 sdt garam
6. 4 siung bawang putih, dihaluskan
7. 5 siung bawang merah, dihaluskan
8. 1 batang daun bawang, iris tipis
9. Daun pisang untuk pembungkus
10. Lidi untuk penyemat/staples
Cara membuat:
1. Campur ikan giling dengan santan, aduk rata,
2. Tambahkan garam, bawang merah, bawang putih dan irisan daun bawang, aduk sampai rata dan mengental
3. Tambahkan telur, aduk rata
4. Terakhir tambahkan tepung tapioka, aduk rata
5. Letakkan 1 sdm atau 2 sdm adonan otak otak pada daun pisang, bungkus memanjang lalu semat kedua ujungnya dengan biting (lidi atau tusuk gigi), bila tidak ada gunakan staples
7. Panggang otak otak diatas pan pada kompor atau  langsung diatas bara api, bolak balik beberapa kali sampai otak otaknya matang
8. Otak otak siap dinikmati dengan cuko pempek

Saturday, 21 April 2018

Bakpia Basah Isi Kacang Hijau Ala Bakpia Pathuk


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Setelah sebelumnya bikin  bakpia basah   dan  bakpia kering   , maka sekarang ini yang dibikin bakpia yang mirip mirip bakpia pathuk dari jogja itu. 
Menurut wikipedia, bakpia termasuk salah satu masakan yang populer dari Tionghoa. Bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk (Pathok), Yogyakarta, sehingga dikenal dengan sebutan Bakpia Pathuk. Mengingat masyarakat Yogyakarta mayoritas beragama Islam isian bakpia menggunakan kacang hijau. Kemudian rasa-rasa dari bakpia dikembangkan menjadi coklat, keju, kumbu hijau, dan kumbu hitam. 
Bakpia ini agak lembab kulitnya sehingga tidak rapuh seperti bakpia kering. Saat proses pembuatannya adonan direndam dalam minyak dulu.
Resep kulit bakpia yang aku buat ini diadaptasi dari sini . Sedangkan untuk
isian bakpia ini dari kacang hijau yang proses pembuatannya sama dengan yang pernah dibuat sebelumnya.

Bahan isi:
1. 100 gr kacang hijau
2. 6 sdm gula pasir, manis sesuai selera
3. 1/4 sdt garam
4. 30 ml santan instan
5. 1 helai daun pandan
6. Air secukupnya
7. 1 sdm minyak goreng

Cara membuat isi kacang hijau:
1. Bersihkan kacang hijau lalu cuci bersih
2. Rebus kacang hijau dengan air secukupnya dan daun pandan sampai mendidih beberapa saat, tutup panci lalu matikan kompor,  diamkan saja sampai dingin
3. Setelah dingin haluskan kacang hijau dengan air  secukupnya ( santan dan air rebusannya) menggunakan blender
4.Masak kacang hijau yang sudah dihaluskan tadi dalam panci, tambahkan minyak goreng, gula dan garam
5. Masak terus sampai kental dan kalis atau tidak lengket lagi di panci, dinginkan, bentuk bulat menjadi 20 bulatan
6. Isian kacang hijau sudah siap



Bahan kulit A:
1. 125 gr tepung terigu protein sedang
2. 65 gr tepung terigu protein tinggi
3. 2 sdm gula pasir
4.100 ml air
5. 1/2 sdt garam
6. 50 ml minyak goreng, untuk adonan
7. 150 ml minyak goreng untuk merendam adonan

Bahan kulit B:
1. 65 gr tepung terigu protein sedang
2. 25 ml minyak goreng
3. 1/2  - 1 sdm margarin

Cara membuat:
1. Membuat kulit A, panaskan air lalu tambahkan gul, aduk sampai larut, angkat dari kompor dan dinginkan
2.Campur kedua tepung dan garam, tambahkan air gula, aduk sampai rata, lalu tambahkan minyak goreng, uleni adonan sampai kalis, bagi adonan jadi 20 bagian
3. Membuat kulit B, campur semua bahan kulit B, uleni sampai rata, bagi adonan jadi 20 bagian


Dari kiri ke kanan


4.Gilas dan tipiskan kulit A
5. Bulatan adonan kulit B diratakan diatas kulit A
6. Lipat 2 sisi adonan yang atas dan bawah ke bagian tengah (bertemu ujungnya), lipat juga sisi kanan dan kiri, bulatkan adonan, lakukan sampai habis
7. Rendam bulatan adonan dalam minyak goreng selama 15 menit, jangan kelamaan nanti kulit bakpia terlalu kering
8. Tipiskan bulatan adonan yang sudah direndam minyak tadi, beri isian kacang hijau, rapikan adonan sehingga isian kacang hijau aman berada dalam kulit dan tidak keluar, lakukan sampai habis

4.Letakkan adonan berisi isian kacang hijau pada loyang yang sudah diolesi minyak
5. Tekan sedikit  bulatan bakpia supaya agak pipih, lalu panggang adonan berisi kacang hijau tadi dengan suhu 200°C selama kurang lebih 10 -15 menit, lalu balik, panggang lagi sampai matang selama 5 - 15 menit sampai agak kecoklatan, bisa juga dipanggang dengan pan biasa atau teflon yang bertutup dengan api kecil
7. Bakpia sudah bisa disajikan

Wednesday, 18 April 2018

Bakpia Kering Isi Kacang Hijau


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Tiga hari lalu bikin bakpia berkulit renyah ini. Kulitnya kering dan berlapis lapis, berpadu dengan manisnya kacang hijau, menciptakan kombinasi rasa yang membuat keinginan untuk memakannya terus lagi.. dan ..lagi😍
Tetapi untuk mendapatkan semua itu butuh sedikit perjuangan karena ada kegiatan gilas menggilas adonan. Walaupun begitu hasil yang didapat sangat memuaskan hati dan juga  lidah, anak-anak dan pak suami juga menyukainya.
Bakpia kering ini juga konon lebih tahan lama daya simpannya.

Sebelumnya aku pun dulu pernah juga bikin  bakpia basah   yang kulitnya terbuat dari adonan roti tanpa telur dengan isian kacang merah.
Sedangkan yang ini bakpia kering dengan kulit yang renyah dan mudah hancur. Sumber resep kulit bakpia kering ini kudapat dari blog ini.

Untuk isian bakpia kering ini bisa menggunakan isian sesuai selera, kali ini isiannya dari  kacang hijau yang masih berkulit. Isian ini kreasiku sendiri yang juga biasa ku pakai untuk isian onde onde

Bahan isi:
1. 100 gr kacang hijau
2. 6 sdm gula pasir, manis sesuai selera
3. 1/4 sdt garam
4. 30 ml santan instan
5. 1 helai daun pandan
6. Air secukupnya
7. 1 sdm minyak goreng

Cara membuat isi kacang hijau:
1. Bersihkan kacang hijau lalu cuci bersih
2. Rebus kacang hijau dengan air secukupnya dan daun pandan sampai mendidih beberapa saat, tutup panci lalu matikan kompor,  diamkan saja sampai dingin
3. Setelah dingin haluskan kacang hijau dengan air  secukupnya ( santan dan air rebusannya) menggunakan blender
4. Masak kacang hijau yang sudah dihaluskan tadi dalam panci, tambahkan minyak goreng, gula dan garam
5. Masak terus sampai kental dan kalis atau tidak lengket lagi di panci, dinginkan, bentuk bulat menjadi 20 bulatan
6. Isian kacang hijau sudah siap


Bahan kulit:
Kulit A
1.  250 gr tepung terigu protein sedang
2. 125 ml minyak goreng
3. 75 ml air
4. 50 gr gula halus
5. 1/2 sdt gula pasir
Kulit B
1. 100 gr tepung terigu protein sedang
2. 50 ml minyak goreng

Lihat dari kiri ke kanan


Cara membuat:
1. Campur semua bahan A dan uleni sampai kalis, bagi adonan jadi 20 bagian
2. Campur semua bahan B dan uleni, adonan tidak begitu kompak tapi masih bisa dipulung, bagi jadi 20 bagian
3. Gilas 1 bagian  adonan kulit A, letakkan 1 bagian adonan kulit B diatasnya lalu ratakan
4. Lipat sisi sisi adonan yang digilas tadi ke bagian tengahnya lalu gilas lagi, lakukan sebanyak 3 kali
5. Beri isian kacang hijau pada adonan yang sudah digilas tadi, usahakan agar isian didalam adonan rapi dan tidak keluar, lakukan sampai habis
6. Tata dalam loyang, tekan sedikit supaya bulatan adonan agak gepeng, panggang adonan berisi kacang hijau tadi dengan suhu 200°C selama kurang lebih 10 menit, lalu balik, panggang lagi sampai matang selama 5 - 10 menit sampai agak kecoklatan, bisa juga dipanggang dengan pan biasa atau teflon yang bertutup dengan api kecil
7. Bakpia sudah bisa disajikan



Friday, 6 April 2018

Cake Karamel aka Cake Sarang Semut



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

Cake karamel atau cake sarang semut ini cukup mudah membuatnya. Bisa disajikan sebagai camilan ataupun teman minum teh. Resiko kegagalan dalam pembuatannya pun relatif lebih kecil, karena menggunakan soda kue (natrium bikarbonat) sebagai pengembangnya. Dan yang penting tidak perlu pakai mixer jika tidak ada, bisa menggunakan garpu atau sendok untuk mengocok telur dan mengaduk adonan sampai rata. Resep cake karamel ini kudapat dari seorang teman tapi sudah disesuaikan dengan seleraku. Takaran yang dipakai adalah cup dengan volume 240 ml per cup. Takaran 1 cup ini kurang lebih sama dengan 1 gelas belimbing.



Bahan:
1.  4 butir telur
2.  2 cup gula pasir
3.  2 cup tepung terigu
4.  2 cup air
5. 150 gr margarin
6. 120 ml (1/2 cup) susu kental manis putih
7. 1 sdt soda kue
8. 1/2 sdt vanili

Cara membuat:
1. Kita buat karamelnya dulu, masak gula dengan api kecil, jangan diaduk aduk, biarkan saja sampai kecoklatan menjadi karamel ( kalau aku cuma 3/4 nya saja yang menjadi karamel, 1/4 nya masih putih), tuangkan air panas pada wajan berisi karamel, masak terus sampai mendidih dan semua gula larut sambil sesekali diaduk,  matikan kompor, tambahkan margarin aduk sampai semua margarin meleleh, dinginkan 
2. Panaskan oven atau jika menggunakan baking pan alas pemanggangnya yang dipanaskan
3.Kocok telur dengan garpu atau spatula balon atau mixer, tidak perlu sampai mengembang, tambahkan tepung terigu, susu dan vanili, aduk rata.
4. Tuangkan karamel yang sudah dingin atau hangat kuku, tambahkan pula soda kue, aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil, kalau perlu adonannya disaring
5. Tuang adonan ke loyang atau baking pan yang sudah diolesi margarin
6. Panggang sampai matang  dan permukaannya cukup kering selama kurang lebih 45 - 50 menit atau bisa juga dilakukan tes tusuk