Showing posts with label ketan. Show all posts
Showing posts with label ketan. Show all posts

Sunday, 30 September 2018

Wingko

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Hari ini bikin makanan kecil yang dibuat dari tepung ketan. Memanfaatkan bahan yang tersedia. Tepung ketan sisa bikin klepon, sedangkan kelapa parutnys sisa bikin santan untuk rendang. Biasanya bahan bahan sisa kalau tidak cepat dimanfaatkan akan terlupakan dan akan kadaluarsa,  kan sayang.. ! Takaran bahan bahan wingko inipun pakai feeling saja, tapi hasil akhirnya enak lho

Bahan:
1. 250 gr tepung ketan putih
2. 200 gr kelapa parut
3. 160 gr gula pasir, rasa manis sesuai selera
4. 1 butir telur utuh
5. 1 kuning telur
6. 1/2 sdt garam
7. 100 ml air
8. 1/2 sdt vanili bubuk



Cara membuat:
1. Campur semua bahan (kecuali air) sampai rata dengan cara diuleni
2. Tuangi air sedikit sedikit sambil diuleni sampai tercampur rata
3. Adonan sudah dapat dipanggang diatas kompor, Bisa dengan pan, cetakan kue cubit atau martabak mini, bisa juga menggunakan kuali biasa, olesi dulu alasnya dengan minyak atau margarin
4. Aku menggunakan cetakan kue pai yang diolesi margarin, tuang adonan wingko kedalamnya, lalu dipanggang di oven listrik, api atas bawah pada suhu 220°C selama kurang lebih 35 menit, sampai matang dan berwarna kecoklatan
5. Setelah agak dingin dan dikeluarkan dari cetakan, kue wingko siap disajikan.



Wednesday, 24 January 2018

Lupis Ketan Gula Merah


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Lupis ketan ini makanan tradisional kesukaan waktu kecil dulu, dan juga sekarang. Sebelumnya kemarin itu ada yang beri daun pisang yang banyak, sayang kalau tidak digunakan. Akhirnya digunakan untuk membuat lupis ketan ini walaupun agak ribet membuatnya, terutama saat membungkusnya.
Lupis ketan yang ini terbuat dari ketan putih. Relatif lebih cepat merebusnya lebih kurang 1 sampai 1,5 jam. Saat membuat lupis ketan hitam dulu lama merebusnya 100 menit karena bulir bulir ketan hitam masih diselimuti kulit ari atau bekatul yang cukup keras, sedangkan ketan putih sudah tidak ada bekatulnya

Bahan:
1. 700 gr ketan putih
2. 150 gr kelapa parut
3. 200 gr gula merah
4. 1/2 sdt garam
5. 1 lembar daun pandan
6. 1 gelas air
7. Daun pisang secukupnya
8. Tali pengikat secukupnya, bisa tali dari pelepah pisang atau benang katun tebal
9.  Lidi atau tusuk gigi untuk penyemat secukupnya
10. Air untuk merebus lupis secukupnya

Cara membuat:
1. Bersihkan beras ketan lalu cuci dan tiriskan
2. Ambil daun pisang, bentuk seperti kerucut lalu isi dengan 2 sendok  beras ketan, pipihkam daun lalu lipat bagian yang terbuka ke arah bagian yang lancip sehingga brrbentuk segitiga, semat bagian daun yang dilipat tadi, rapikan, terakhir ikat dengan tali supaya beras ketannya aman di dalam daun, lakukan sampai habis
3. Rebus bungkusan daun pisang berisi beras ketan tadi dengan air secukupnya (semua bungkusan terendam air) sampai matang,  menggunakan presto selama 60 - 90 menit, tapi jika  menggunakan panci biasa bisa 4 sampai 5 jam
4. Membuat air gula merah, rebus gula merah dengan air dan daun pandan sampai larut lalu saring
5. Aduk kelapa parut dengan garam lalu kukus selama 10 sampai 15 menit
6. Setelah lupis ditiriskan dan tidak panas lagi, buka bungkus daun pisang lalu gulingkan lupis ke kelapa parut yang telah dikukus tadi
7. Lupis ketan sudah siap dinikmati dengan air gula merah 



Monday, 11 December 2017

Wajik Ketan


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Camilan manis ini termasuk makanan tradisional. Bahan bahannya sederhana dan mudah didapat. Santan diperlukan  cukup banyak untuk membuatnya, biasanya menggunakan santan kental dari banyak kelapa. Tapi wajik yang dibuat ini tidak banyak menggunakan santan kental. Jadi ini tergantung selera kita masing masing mau yang bagaimana, mau yang terasa sekali rasa santannya, mau yang kurang bersantan atau yang sedang saja. 


Bahan:
1. 600 gr beras ketan
2. 900 ml santan sedang
3. 200 gr gula merah
4. 100 gr gula pasir, manis sesuai selera
5. 1/2 sdt garam
6. 2 lembar daun pandan
7. 200 ml air
Cara membuat:
1. Bersihkan beras ketan, cuci bersih, tiriskan lalu kukus beberapa saat sampai panas
2. Sambil mengukus ketan, masak 600 ml santan sedang dengan garam dan sehelai daun pandan sampai mendidih lalu aduk dengan beras ketan yang sudah dikukus tadi sampai santan habis diserap beras ketan, lalu kukus sampai matang
3. Rebus gula merah dengan air sampai larut lalu saring
4. Masak air gula merah, daun pandan, sisa santan (300ml) dan gula pasir sampai agak surut
5. Tambahkan ketan yang sudah matang tadi, masak terus sambil diaduk rata sampai agak kering
6. Tuang ketan ke loyang yang sudah dialasi dasarnya dengan daun pisang, ratakan sambil ditekan tekan supaya padat, dinginkan
7. Bila sudah dingin, wajik sudah bisa dipotong potong untuk disajikan

Monday, 27 November 2017

Ketan Mangga (Mango sticky rice)



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Sekarang sedang musim mangga, buah mangga banyak di jual dimana mana. Pohon mangga yang ada di halaman depan rumah juga sedang berbuah. Tidak begitu lebat tapi buahnya besar besar, ada yang beratnya mencapai sekilo per buah. Buah yang matang di pohon sangat manis rasanya dengan warna oranye yang cantik.
Buah mangga tanaman sendiri ini biasanya dimakan begitu saja sebagai buah segar ataupun di bikin rujak untuk buah yang belum matang.

Salah seorang anakku ada yang minta dibuatkan ketan mangga. Makanya hari ini makanan ini ada di rumah kami. Ketannya dimasak sampai lembut karena selera di rumah memang seperti itu. Jenis beras ketan berbeda beda ada yang perlu sedikit air atau pun lebih banyak air, jadi disesuaikan dengan jenis beras ketan dan juga selera kita masing masing.

Bahan:
1.350 gr beras ketan putih
2. 350 ml santan
3. 1 helai daun pandan
4. 1/2 sdt garam
5. 1 kg mangga masak dan manis (aku pakai mangga indramayu), kupas lalu potong kotak

Bahan Vla:
1. 250 ml santan kelapa
2. 3 sdm susu kental manis putih
3. 1/2 sdt garam
4. 2 sdt tepung maizena, cairkan dengan 1 sdm air
5. 1 lembar daun pandan

Cara membuat:
1. Cuci beras ketan, tiriskan, lalu kukus sebentar sampai beras ketannya panas
2. Sambil mengukus masak santan, garam dan daun pandan sampai mendidih kemudian aduk dengan ketan panas yang dikukus tadi, lalu kukus kembali sampai matang

Membuat vla
Masak semua bahan kecuali maizena sampai mendidih lalu tambahkan maizena yang dicairkan tadi, masak terus sampai meletup letup, matikan kompor , dinginkan

Penyajian:
1. Masukkan ketan kedalam wadah saji beri vla dan potongan mangga
2. Sajikan

Wednesday, 22 February 2017

Onde onde kentang


Assalamualaikum wr wb.
Onde onde adalah makanan yang dibuat dari tepung ketan berisi kacang hijau dan dibaluri wijen. Di Indonesia makanan ini cukup populer. Onde onde dikenal pula dengan nama sesame seeds balls, karena ada wijennya itu. Biasanya untuk kulit onde onde dibuat dari tepung ketan saja, tapi resep kali ini ditambahkan kentang rebus sehingga lebih empuk.

Bahan :
1. 250 gr tepung ketan putih
2. 1 kentang ukuran sedang yang sudah direbus dan dihaluskan panas panas, berat 80 gr
3. 6 sdm gula pasir
4. 1/2 sdt garam
5. 160 ml air
6. 100 gr wijen putih
7. Air untuk mencelup
8. Minyak untuk menggoreng

Bahan isi :
1. 80 gr kacang hijau
2. 250 ml air
3. 2 sdm santan kental
4. 1/4 sdt garam
5. 4 sdm gula pasir
Cara membuat isian:
1. Cuci bersih kacang hijau, lalu rendam selama kurang lebih 1 jam
2. Rebus kacang hijau dengan air perendamnya sampai mendidih, biarkan mendidih selama 5 menit, matikan api, tutup pancinya biarkan sampai menjadi dingin
4. Blender kacang hijau dengan air perebusnya sampai halus
5. Masukkan kacang hijau halus tadi kedalam panci lagi
6. Tambahkan gula, santan dan garam masak terus sampai agak kalis dan kadar air berkurang, matikan api biarkan dingin
7. Bulatkan isian kacang hijau tadi, dibuat menjadi 20 bulatan


Cara membuat onde onde

1. Buat kulitnya dulu, campur semua bahan nomor 1-5, aduk rata, uleni sebentar sampai kalis
2. Bagi adonan kulit menjadi 20 bagian
3. Ambil satu bagian adonan kulit, pipihkan lalu letakkan isian, tutup adonan kulit, bulatkan dan rapikan, lakukan sampai habis
4. Celupkan onde onde ke air, lalu gulingkan pada wijen, sehingga seluruh permukaannya tertutup wijen
5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai  matang.
6 Onde onde siap disantap

Tuesday, 15 November 2016

Lepat Pisang Ketan


Assalamualaikum wr wb,
Makanan bercitarasa tradisional tidak lekang oleh waktu, walau sudah jarang terlihat masih ada rasa kangen untuk mencicipi makanan ini sewaktu waktu. Dulu makanan berbungkus daun pisang ini banyak dijajakan. Namanya pun bermacam macam ada yang menyebutnya lepat, pepes, darlemu dan lainnya. 
Kebetulan di rumah banyak pisang yang sudah matang, kulitnya sudah ada yang kehitaman. Anak anak di rumah sudah tidak mau lagi memakan buah pisang dalam kondisi begitu. Daripada terbuang kumanfaatkan untuk bahan pembuatan cake atau yang lainnya. 
Semua jenis pisang masak bisa dibuat makanan ini. Dulu ibu pernah membuatnya dengan pisang yang biasa dimakan segar (buah meja) atau pun pisang yang biasa dimasak dulu untuk menyantapnya. Pisang kepok, pisang ambon, pisang gedah dan pisang 40 hari bisa dibuat lepat ini. Pisang gedah itu pisang yang harganya relatif murah dan terjangkau tapi rasanya sangat manis jika sudah sangat matang, pisang inilah yang biasanya dibuat lepat ini,  bentuknya mirip dengan pisang asem. Aku menggunakan pisang 40 hari, buah pisang yang biasa dikonsumsi segar. Pisang satu ini mirip dengan pisang mas, tapi kedua ujungnya agak kehijauan, beda dengan pisang mas yang keseluruhan buahnya berwarna kuning.

Bahan :
1. 550 gr ketan putih, cuci dan tiriskan
2. 750 gr buah pisang matang yang sudah dikupas, haluskan
3. 200 gr kelapa parut
4. 1 sdt garam
5. 1 sdm gula pasir, sesuai selera karena pisang sudah manis
6. Daun pisang secukupnya untuk membungkus
Cara membuat :
1. Campur semua bahan nomor 1 sampai 5 sampai rata
2. Letakan  1 - 2 sdm adonan diatas daun pisang, gulung daun dengan adonan berada dalam gulungan daun lalu lipat ujung ujungnya ke bagian bawah, bungkus semua adonan sampai habis
3. Kukus semua bungkusan sampai matang selama 45 sampai 60 menit
4. Sajikan  jika sudah dingin.

Friday, 27 November 2015

Lemper Ayam


Assalamualaikum wr wb,
Ini pertama kalinya aku buat lemper sendiri tanpa campur tangan orang lain. Dulu saat masih kecil, nenek pernah bikin, saat itu aku diam diam memperhatikan beliau dari mengaron ketan sampai terakhir membungkusnya. Saat itu aku hanya memperhatikan saja dan tidak ikut membantu karena banyak yang membantu beliau. Juga mungkin karena aku masih kecil jadi dibiarkan melihat lihat saja.
Kejadian puluhan tahun itu sangat membekas di ingatanku sampai sekarang. Saat sudah dewasa juga sering melihat bibiku yang bikin lemper pesanan untuk kue kotak. Itu pengalamanku di dunia 'per lemper an'. Kalau teorinya kudapat dari temanku yang memang punya usaha di bidang kue. Salah satunya tentang cara memasak ketannya, katanya sebaiknya ketan dikukus dulu sebelum diaron. Karena aku ini memang agak malas maka sarannya itu tidak kulakukan he he he. Tapi hal itu terserah juga kepada masing masing orang. Berikut ini resep lemper ayam ala aku,
Bahan :
1. 300 gr beras ketan
2. 220 ml santan
3. 1/2 sdt garam/secukupnya
4. 1 lembar daun salam
5. Daun pisang untuk membungkus yang sudah dilayukan agar tidak mudah robek

Bahan isi lemper:
1. 100 gr daging ayam bagian dada tanpa tulang dan kulit, cincang
2. 40 ml santan kental
3. 2 siung bawang putih, haluskan
4. 2 siung bawang merah, haluskan
5. 1 sdt ketumbar bubuk
6. 1 biji kemiri, haluskan
7. 1/2 sdt garam
8. 1/2 sdt gula
9. Minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. Bersihkan ketan lalu cuci dan tiriskan
2. Masak santan dengan daun salam dan garam sampai mendidih untuk mengaroni ketan
3. Tambahkan ketan, aduk, lalu masak dengan api kecil sampai santan habis diserap beras, tutup panci lalu matikan api, diamkan sejenak 5 - 10 menit
4. Kukus ketan sampai matang
5. Sambil menunggu ketan kita buat isinya, tumis bumbu halus (bahan nomor 3 sampai 6) sampai harum,
6. Tambahkan ayam,  aduk sampai berubah warna
7. Tambahkan santan, gula dan garam, masak sampai agak kering, koreksi rasa lalu matikan api
8. Isian lemper sudah siap
9. Ambil ketan matang  sesendok isi dengan ayam tumis tadi, bentuk lonjong, gunakan plastik atau daun pisang supaya tidak lengket di tangan, lalu bungkus dengan daun pisang, beri ujungnya biting/staples
10. Atau letakkan ketan di wadah/loyang persegi padatkan, beri tumisan ayam diatasnya, lalu tutupi lagi dengan ketan, tekan tekan dan rapikan, selanjutnya potong persegi panjang, rapikan lalu bungkus dengan daun pisang, beri ujungnya biting/staples

11. Lemper ayam sudah siap disajikan

Monday, 31 August 2015

Putih Hijau, Si Manis Srikaya Ketan


Assalamualaikum wr wb,
Srikaya adalah makanan manis yang beraroma wangi pandan, karena memang menggunakan daun pandan dalam pembuatannya. Biasanya selain daun pandan juga menggunakan daun suji untuk memberikan warna hijau yang lebih terang dan bagus. Berhubung daun suji tidak ada maka kupakai daun katu/katuk yang tua sebagai gantinya.
Biasanya srikaya dihidangkan dalam mangkuk keramik kecil kecil dilengkapi dengan ketan, makannya dengan cara dicocol, dicolek atau menggunakan sendok. Tapi kalau dilapis seperti ini lebih mudah cara makannya.

Bahan:
1. 500 gr ketan putih
2. 4 butir telur(kecil) atau 3 butir ukuran sedang
3. 250 gr gula pasir
4. 1/2 sdt garam halus
5. 60 ml air perasan daun pandan dari 7 lembar daun pandan dan segenggam daun katu tua
6. 190 ml santan kental

Cara membuat:
1. Ketan diaroni sampai setengah matang lalu dikukus sampai matang,
2. Masukkan ketan matang kedalam loyang atau cetakan yang sudah diolesi minyak goreng dan dialasi daun pisang supaya tidak lengket, padatkan dengan cara menekannya dengan tangan yang dilapisi plastik sampai benar benar padat, kukus selama kira kira15 menit dihitung dari air kukusan  mulai mendidih
3. Sambil mengukus ketan kita buat adonan srikayanya, kocok gula dan telur dengan garpu lalu masukkan semua bahan lain, aduk jadi satu sampai benar benar tercampur rata, nah adonan srikaya sudah siap. Tuangkan adonan srikaya diatas ketan yang dikukus tadi lalu kukus lagi selama 30 menit sampai matang
5. Dinginkan dulu baru dipotong potong
6. Sajikan

Friday, 21 August 2015

Engkak Ketan, Kue Jadul Rasa Masa Kini



Assalamualaikum wr wb,
Engkak ketan adalah salah satu dari banyak kue tradisional di Palembang. Seperti kue basah tradisional Palembang yang lain kue ini banyak menggunakan gula dalam pembuatannya. Gula yang banyak terkandung dalam kue membuat kue jadi tahan lama dan tidak mudah basi.
Engkak ketan ini sama resepnya dengan Engkak Ketan  , yang kuposting tahun 2009 lalu. Tapi ada yang kukurangi sedikit bahannya, karena resep yang dulu itu adonannya masih banyak berlebih, walaupun loyangku yang berukuran 20cm x 20cm sudah dipenuhi kue ini. Hasilnya? Ternyata masih berlebih juga!
Untuk memanggang kue ini lapisan pertama saja yang menggunakan api bawah, untuk lapisan selanjutnya menggunakan api atas. Bisa dipanggang di oven listrik ataupun oven gas. Bila tak ada oven seperti itu bisa memakai oven tangkring yang pada atasnya ada tempat untuk meletakkan bara api. Ada pula cara tradisional denganmenggunakan guci yang bagian bawah dan bagian atasnya lebar sehingga loyang kue muat masuk kedalamnya, di palembang guci ini namanya Gendok. Untuk api bawah bagian bawah gendok diberi api dari kayu bakar atau arang yang membara, sedangkan untuk api atas maka arang yang membara tadi diletakkan diatas tutup gendok. Aku belum pernah melapis kue dengan gendok ini, info ini kudapat dari ibuku.Untuk suhu oven kalau aku berubah ubah tergantung keadaan dari tiap lapisan. Suhu yang kupakai berkisar antara 150 derajat celcius sampai 250 derajat celcius. Pokoknya tiap lapisan matang dan berwarna kuning keemasan pada tiap lapisannya.Pada saat memanggang oven dan loyang harus rata supaya tampilan kue bagus dan tidak ada lapisan yang tebal ataupun tipis.

Bahan:
1. 13 butir telur ayam
2. 450 gr tepung ketan
3. 900 ml glondo dari 2 1/2 butir kelapa ukuran besar
4. 200 gr margarin, dicairkan
5. 700 gr gula pasir
6. 50-100 gr margarin untuk mengoles lapisan kue

Cara membuat glondo:
1. Siapkan kelapa parut yang didapat dari kelapa yang dibuang kulit arinya
2. Peras santan kelapa sebanyak 3 -4 kali, tiap kali memeras dengan sedikit air sehingga kelapanya tidak terlalu basah dan didapat santan kental sebanyak 1,5 - 2 liter
3. Masak santan kental dengan 3 lembar daun pandan di kuali sampai keluar minyaknya yang bening cukup banyak, sesekali diaduk supaya tidak berkerak

4. Dinginkan glondo dan siap untuk diolah

Cara membuat kue:
1. pada wadah yang besar, telur dan gula di mixer dengan kecepatan tinggi sampai mengembang
2. setelah adonan mengembang tambahkan tepung ketan sedikit sedikit sambil dimixer dengan kecepatan rendah
3. Masukkan pula glondo dan terakhir margarin cair, aduk merata dengan dimix  dengan kecepatan rendah, adonan siap untuk dipanggang
4. Panaskan oven, siapkan loyang persegi ukuran 20 cm x 20 cm yang telah diolesi margarin dan ditaburi sedikit tepung terigu, kalau takut lengket, bisa dialasi kertas roti yang juga telah diolesi margarin
5. Siapkan pula margarin untuk mengoles dan meratakan tiap lapisan
6. Siapkan pula  alat penekan tiap lapisan kue, kalau tidak ada bisa menggunakan sendok makan

7. Takari adonan untuk tiap lapisan, aku gunakan 3 centong sayur besar untuk tiap lapisan
8. Masukkan adonan kedalam loyang lalu panggang di oven rak bawah dengan api atas bawah, hati hati bagian bawah gosong, pindahkan ke rak tengah, terus panggang sampai permukaan kuning keemasan
9. keluarkan loyang dari oven, bila lapisan kue tidak rata dan menggelembung, diamkan sejenak diluar oven lalu tekan tekan dengan penekan atau sendok makan sambil mengolesi permukaan kue dengan sedikit margarin, sehingga permukaannya rata

10.tuangkan lagi adonan sebanyak takaran sebelumnya, lalu panggang lagi sampai keemasan dan ditekan lagi sambil mengoles sedikit margarin, lakukan terus sampai adonan habis
11 yang perlu diingat bila lapisan adonan menggelembung,  tusuk dengan tusuk gigi dan diamkan sebentar diluar oven, juga penekan atau sendok harus selalu dibersihkan bila ada bagian kue yang menempel sehingga tidak lengket dan merusak lapisan kuning keemasan tadi
12. pada lapisan terakhir, setelah diolesi dan ditekan tekan,  kue dipanggang di oven lagi  dengan suhu agak rendah sekitar 100 sampai 140 derajat celcius selama kurang lebih 5 - 10 menit
13. potong potong kue jika sudah dingin

Tuesday, 21 April 2015

Lupis Ketan Hitam

Assalamualaikum wr wb,
Lupis ketan biasanya berbentuk lupis atau segitiga, ketannya juga ketan putih. Sebelumnya saya belum pernah makan yang dari ketan hitam ini. Tapi dulu entah kapan rasanya pernah lihat acara masak di tv yang hostnya Farah Quin yang memasak lupis ketan hitam ini. Rencananya mau masaknya seminggu yang lalu, tapi sempatnya baru 2 hari kemarin. Daun pisang yang saya siapkan untuk membungkus lupisnya pun sudah menguning sebagian. Kalau biasanya masak lupis ketan putih selama 2 jam maka ketan hitam pasti lebih lama karena bulirnya masih diselimuti bekatul, itu teori saya. Tapi karena saya selesai membungkus lupisnya pukul 9 malam, maka saya pakai panci presto. Merebus dengan presto rupanya cukup 1 jam  40 menit saja. Walau beraneka bentuknya, ada yang seperti pepes lepat, ada yang bentuk lupis, ada juga yang seperti lontong. Itu semua untuk menghemat daun pisang  dan waktu. Alhamdulillah berhasil.
Bahan :
1. 400 gr ketan hitam
2. 200 gr ketan putih lokal
3. 300 gr gula merah
4. 300 ml ar
5. 2 lembar daun pandan
6. 200 gr kelapa parut dari kelapa setengah tua
7.1/4sdt garam
8. Daun pisang, bersihkan dan dilayukan
9. Air untuk merebus
10. Benang katun yang agak besar untuk mengikat
Cara membuat:
1. Bersihkan ketan putih dan ketan hitam dari kotoran dan sisa gabah, cuci bersih, dan tiriskan
2. Bungkus ketan dengan daun pisang, untuk bentuk segitiga pertama tama bentuk daun pisang seperti kerucut, isi dengan 1 atau 2 sdm ketan, lalu tekan kerucutnya sehingga memipih, lipat ujung daun yang terbuka ke badan segitiga lalu ikat bungkusan dengan tali sehingga ketan aman berada dalam bungkusan. Bisa juga bentuk lain yang penting ketan tak akan keluar dari bungkusnya saat direbus. Bungkus semua ketan sampai habis
3. Susun bungkusan ketan pada dasar panci lalu tuang air sampai semua bungkusan terendam air, batas air tidak melebihi 3/4 volume panci
4. Masak selama 100 menit, dihitung dari  waktu awal  desis dari uap yang keluar dari tutup panci
5. Bila sudah direbus, angkat dan tiriskan
Saus gula merah:
1.  Rebus gula merah dengan air dan daun pandan sampai mendidih dan semua gula larut
2.  Angkat  lalu saring
3.  Bila suka bisa dikentalkan dengan 1 sdm maizena. Setelah disaring dimasak lagi lalu masukkan maizena yang sudah dilarutkan dengan 2 sdm air, aduk aduk sampai meletup letup, matikan kompor
Kelapa parut
- Campurkan kelapa dengan garam secara merata, kukus, lalu angkat dan dinginkan
Penyajian:
- potong potong lupis, sajikan di piring, taburi kelapa parut lalu siram saus gula merah diatasnya

Monday, 30 March 2015

Kolak Durian

Assalamualaikum wr wb,
Musim durian hampir berakhir, sekarang musim duku dan rambutan. Kemarin kami dapat oleh oleh buah durian dari saudara. Kali ini saya akan buat kolak durian yang dimakan dengan nasi ketan.
Bahan:
1. 1 buah durian yang berukuran sedang, ambil daging buahnya, sisihkan
2. 1500 ml santan dari 1 buah kelapa
3. 250 gr gula merah ( sesuai selera bisa ditambah gula pasir)
4. 250 ml air
5. 2 lembar daun pandan
6. 1 sdt garam
7. 500 gr beras ketan putih, ditanak sampai matang, saya pake rice cooker
Cara Membuat:
1. Masak gula merah dengan air dan daun pandan sampai mendidih dan larut, saring dan buang ampasnya
2. Didihkan santan dan air gula merah, lalu masukkan daging durian dan garam
3.  Masak terus sampai mendidih selama 5 sampai 10 menit. Matikan kompor
4. Hidangkan kuah durian dengan ketan