Showing posts with label pandan. Show all posts
Showing posts with label pandan. Show all posts

Monday, 13 November 2017

Bolu Pandan Keju


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Kemarin pagi hari minggu bersih bersih rumah. Di salah satu sudut di belakang rumah, serumpun tanaman pandan wangi tumbuh subur walaupun ditanam di pot. Sebagian daun daunnya dipangkas supaya tak terlalu rimbun. Sayang rasanya dibuang, maka sebagian daun pandan yang berwarna hijau tua itu kuhaluskan pakai blender dan diambil sarinya segelas. Setelah didiamkan beberapa saat zat hijau daunnya mengendap di dasar gelas, proses selengkapnya membuat sari pandan bisa dilihat  disini  . Pilihan jatuh ke bolu pandan untuk memanfaatkan sari pandan itu, kebayang deh bolu hijau dengan aroma santan bercampur wangi pandan, hmm... yummy.


Bolu pandan atau cake pandan sebenarnya adalah cake biasa, tapi lemak yang digunakan adalah santan kelapa, tapi untuk kali ini ditambahkan minyak goreng 2 sendok makan atau 30 ml, karena santannya tidak terlalu kental.
Setelah matang bolu pandan sudah bisa dinikmati tanpa toping. Tapi karena anak anak suka keju maka diberi keju diatasnya setelah sebelumnya diolesi dulu dengan butter cream (  Resep buttercream ). Kalau tidak ada butter cream ganti dengan campuran margarin dan gula halus saja sudah cukup.

Bahan:
1. 4 butir telur
2. 200 gr gula
3. 250 gr tepung terigu
4. 140 ml santan
5. 2 sdm minyak goreng
6. 3 sdm sari pandan
7. 1/2 sdt garam
8. 1 - 2 tetes pewarna makanan hijau jika diperlukan
9. Buttercream secukupnya
10. Keju cheddar parut secukupnya

Cara membuat:
1. Kocok telur dan gula dengan mixer berkecepatan tinggi sampai kental dan mengembang
2. Tambahkan tepung terigu sedikit sedikit bergantian dengan santan minyak dan sari pandan, lalu garam dan pewarna hijau, aduk balik sampai rata
3. Tuang adonan kedalam loyang yang sudah diolesi margarin dan ditaburi sedikit tepung terigu
4. Panggang selama kurang lebih 45 menit sampai matang, aku pakai baking pan dengan api sedang
5. Setelah dikeluarkan dari cetakan bolu pandan sudah bisa dinikmati
6. Jika diberi toping keju, setelah dingin permukaan bolu diolesi dengan buttercream lalu ditaburi keju parut, potong potong lalu sajikan


Saturday, 31 December 2016

Donat Pandan


Assalamualaikum wr wb,
Donat lagi, kali ini tidak ditambahkan susu kedalam adonannya tetapi santan. Proses pembuatannya sama saja dengan pembuatan donat umumnya, hanya saja ditambahkan sari pandan yang didapat dari beberapa lembar daun pandan yang dihaluskan dan diambil sarinya, bila dirasa kurang hijau bisa ditambahkan beberapa tetes pewarna hijau untuk makanan. Rasanya ada gurih santan dan tentu saja beraroma pandan.
Bahan:
1. 500 gr tepung terigu
2. 2 sdt ragi instant
3. 5 sdm gula
4. 3 sdm sari pandan
5. 70 ml santan kental
6. 2 butir telur
7. 1/2 sdt garam
8. 2 sdm minyak goreng
Cara membuat:
1. Campur semua bahan kecuali garam, bisa dengan cara membuat lubang atau kawah pada tepung terigu, lalu semua bahan kecuali garam dituangkan kedalamnya, aduk perlahan agar semua menjadi satu, lalu uleni selama kurang lebih 10 -15 menit sampai kalis dan warna hijau merata pada adonan
2. Tambahkan garam dan uleni lagi sampai garam menyatu drngan baik
3. Bulatkan adonan dan istirahatkan adonan sampai mengembang 2x lipat selama kurang lebih 30 - 60 menit
4. Kempiskan adonan dengan cara meninjunya, lalu bentuk adonan seperti gelang sampai habis
5. Istirahatkan lagi adonan berbentuk gelang tadi kurang lebih 30 menit  sampai mengembang
6. Goreng donat dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang
7. Sajikan donat dengan toping sesuai selera

Thursday, 15 September 2016

Puding Lumut


Assalamualaikum wr wb,
Sudah lama mau bikin puding ini, Alhamdulillah sudah kesampaian juga. Pembuatan puding ini mirip dengan proses pembuatan  puding busa pandan tapi putih telur dan kuning telurnya tidak dipisah, jadi langsung dicampurkan kedalam rebusan agar agar. Juga untuk puding lumut ini digunakan santan. Warna hijau disesuaikan dengan selera. Bisa menggunakan pewarna alami seperti daun suji atau yang lainnya ataupun pewarna makanan. Yang penting pemakaian daun pandan supaya pudingnya harum pandan.
Bahan:
1. 600 ml air
2. 120 ml air perasan daun pandan dari 5 lembar daun pandan
3. 1 bungkus agar agar warna hijau ( yang plain juga bisa)
4. 1 butir telur, kocok lepas
5. 60 ml santan kental instan
6. 1 1/2 sdm skm
7. 1/2sdt garam
8. 150 gr gula pasir
Cara membuat:
1. Buat dulu air pandannya, blender potongan daun pandan dengan 120 ml air, saring lalu ambil air sari pandannya, sisihkan dulu
2. Masukkan semua bahan kedalam panci dan aduk rata
3. Masak campuran semua bahan tadi sambil sesekali diaduk
4. Biarkan mendidih selama beberapa saat sehingga kelihatan terpisah bagian agar agar yang akan menjadi 'lumut' dan air, bagian air agak bening
5. Tuang agar agar ke cetakan dan biarkan mengeras
6. Sajikan, dingin lebih nikmat

Thursday, 16 June 2016

Bolu Kojo


Assalamualaikum wr wb,
Bolu kojo atau kue kojo ini adalah kesukaan keluarga.  Membuatnya cukup mudah dengan mencampur semua bahan jadi satu. Dulu sering bikin kue ini dipanggang dengan cara dilapis, atau bila sedang malas dipanggang menggunakan teknik 'au bin marie' seperti saat bikin  bolu kojo labu kuning . Sekarang ini dipanggang menggunakan baking pan dengan api sedang.
Bolu kojo versi original ini biasanya berwarna hijau. Untuk air pandan dibuat dari seikat daun pandan yang diblender dengan segelas air. Air pandan tadi diletakkan di kulkas dan didiamkan beberapa saat sampai warna hijau mengendap di dasar gelas (daun pandan kublender pagi hari dan warna hijau mengendap sore harinya). Buang bagian atas yang bening kehijauan, dan sisihkan endapannya untuk bahan bolu kojo ini.



Santan yang digunakan sebaiknya dimasak atau di didihkan dulu dengan sedikit garam supaya kue nya tidak mudah basi. Tapi jangan lupa santannya didinginkan dulu, sebelum dicampur dengan bahan lain.

Bahan:
1. 6 butir telur
2. 4 gelas santan kental
3. 4 gelas tepung terigu
4. 1/3 gelas air pandan
5. 2 sdm margarin, dicairkan
6. 2 gelas gula pasir
7. 1 sdt garam
8. Beberapa tetes pewarna hijau (jika suka)
Cara membuat:
1. Aduk telur dan gula sampai bercampur dan gula larut, tidak perlu mengembang
2. Tambahkan margarin cair, garam dan terigu sedikit sedikit dan diaduk sampai rata
3. Tambahkan santan, air pandan dan beberapa tetes pewarna hijau ( jika suka) sesuai dengan warna hijau yang diinginkan
4. Tuang adonan ke loyang yang sudah diolesi margarin dan ditaburi sedikit tepung terigu
5. Panggang sampai matang, lakukan tes tusuk jika lidi yang ditusukkan ke bolu kering dan tidak ada yang lengket berarti sudah matang

Saturday, 31 October 2015

Puding Busa Pandan




Assalamualaikum wr wb
Puding busa ini adalah puding yang sering disajikan di rumah ibu kalau ada acara acara, dari dulu sampai sekarang. Tapi sebenarnya aku sendiri paling malas membuatnya karena agak ribet. Kalau aku buat biasanya untuk lapisan bawah tetap berwarna kuning (seperti kuning telur) dengan menambahkan jus jeruk, tapi karena kemarin aku beli banyak daun pandan dan takutnya layu tak terpakai maka digunakan saja. Untuk pewarna hijaunya kupakai sayur saja yaitu daun katu/katuk. Itu daun yang biasa dimasak sayur bening, juga bisa meningkatkat produksi asi jika dikonsumsi ibu menyusui.


Bahan lapisan hijau:
1. 1 bungkus agar agar bubuk putih
2. 160 gr gula pasir
3. 50 ml susu kental manis putih
4. 500 ml air
5. 150 ml air perasan pandan ( 10 lembar daun pandan dan segenggam daun katu tua)
6. 3 butir kuning telur

Cara membuat:
1. Membuat air pandan + daun katu, potong potong daun pandan lalu blender dengan daun katu dan 150 ml air, peras dan ambil air perasannya, sisihkan


2. Aduk kuning telur dan susu sampai rata sisihkan
3. Rebus agar agar dan gula dengan 500 ml air, aduk supaya gula larut, setelah mendidih tambahkan campuran kuning telur dan susu, aduk terus sampai mendidih
4. Tambahkan air pandan, aduk aduk sampai mendidih lagi, matikan api
5. Tuang kedalam cetakan yang sudah dibasahi air matang

Bahan lapisan busa:
1. 1 bungkus agar agar bubuk putih
2. 160 gr gula pasir
3. 50 ml susu kental manis putih
4. 620 ml air
5. 1/2 sdt vanili
6. 3 butir putih telur
7. Kismis secukupnya

Cara membuat:
1. Gunakan panci yang agak besar, rebus agar agar dan gula dengan 620 ml air sampai mendidih
2. Sambil menunggu air mendidih, putih telur dikocok dengan sendok/garpu sampai berbusa
3. Tambahkan susu kental manis, aduk aduk sampai mendidih lagi
4. Tambahkan pula putih telur kocok, aduk terus sampai mendidih, ditandai dengan bertambahnya volume putih telur sampai hampir ke bibir panci, matikan api
5. Ambil larutan puding berbusa ini sedikit sedikit dengan sendok, tuang perlahan diatas puding hijau yang berada dalam cetakan, lakukan sampai habis

6. Taburi permukaannya dengan kismis, dinginkan

7. Sajikan, dingin lebih nikmat




Thursday, 15 October 2015

Bolu Kukus Pandan Mekar (tanpa emulsifier, baking powder, dan air soda / minuman berkarbonasi)



Assalamualaikum wr wb
Alhamdulillah, terima kasih ya Allah yang sudah memberi begitu banyak nikmat. Saat mengetahui kalau ada bolu kukus yang bikinnya tidak pakai emulsifier, aku jadi merenung sendiri.  Betapa mudahnya Allah menutupi sesuatu yang membuatku tidak tahu tentang hal yang sebenarnya sering aku lakukan. Begitu minimnya ilmuku di bidang per'bolu'an ini, begitu kecilnya diriku ini, Istighfar! Padahal ilmu ini sering kupakai kalau buat cake atau bolu. Allah punya rahasia dan rencana yang indah, lewat seorang teman yang tinggal jauh diantara 2 benua  Dia membuka tabir ketidak tahuanku dan juga membuatku mengenal seseorang. Subhanallah!
Sudah menjadi kebiasaanku kalau membuat makanan seminimal mungkin atau tidak sama sekali memakai bahan tambahan makanan. Karena ingin memberikan makanan yang terbaik saja untuk anak tercinta. Juga karena anak sulungku terkena asma saat usia 5 tahun. Dokter anak menganjurkan agar menghindarkan anakku dari penyebab alergi yang bisa memicu timbulnya asma ini yang antara lain dari makanan. Jadi makanan sebaiknya yang alami saja.
Begitu pula untuk urusan cake atau bolu, sedapat mungkin menggunakan bahan alami saja. Selama ini kalau membuat cake dan bolu selalu menggunakan teknik pengocokan telur dan gula sampai putih, kental dan berjejak (cara sponge cake, supaya tidak menggunakan emulsifier atau pun pengembang. Untuk bolu kukus aku cukup sering membuatnya dulu, karena dulu pernah berniat jualan juga (gak jadi). Tapi .. ya itu, aku terpaku pada resep yang mengharuskan penggunaan emulsifier ( baking powder, air soda/ berkarbonasi bahkan air kelapa supaya bolunya terbahak atau mekar). Padahal setelah nanya mbah gugel, rupanya  banyak lho, he he kemana aja selama ini!
Resep bolu kukus ini kumodifikasi dari resep kue putu ayu, tapi kelapa parutnya ku skip dan air yang digunakan kuganti dengan santan kelapa. Rencana awalnya 3 hari yang lalu mau buat bolu polkadot tapi saat mengocok telur dan gula teringat dengan bolu kukus ini, maka jadi berubah bikin bolu kukus mekar saja. Resep bolu kukus tanpa emulsifier dll ini dapat dilihat juga di blog mbak Emine , tapi cairan yang digunakan adalah susu. Terima kasih kepada mbak Emine semoga Allah memberinya banyak pahala, aamin.
Karena ini adalah pertama kalinya aku bikin bolu kukus mekar tanpa tambahan makanan seperti yang diatas tadi. Maka agak dag dig der juga. Tapi Alhamdulillah bolu kukusnya ketawa, walau masih ada satu yang gundul dan mingkem dengan santunnya.

Kalau dilihat di foto nampaknya bolu kukus ini kurang mekar dibanding yang dibuat mbak Emine. Entahlah salahnya dimana, apa karena efek dari pengambilan gambar saja,  apa karena resepnya beda, apa cara pembuatannya, atau cara pengukusan. Dandang kukusan yang kugunakan adalah yang bertingkat sehingga saat mengukus banyak uap yang keluar dari sela sela tingkatannya.


Tapi Alhamdulillah, menurutku ini adalah awal yang baik, mungkin di lain waktu aku akan coba lagi. Bila berminat dengan resep bolu kukus ini berikut resepnya, semoga bermanfaat.

Bahan:
1. 3 butir telur, suhu ruang
2. 250  gr gula pasir
3. 250 gr tepung terigu
4. 100 ml santan kelapa
5. 2 sdt sari pandan (perasan daun pandan + daun katu tumbuk), jika suka bisa diganti pasta pandan dan pewarna hijau

Cara membuat:
1. Kocok telur dan gula pasir sampai kental dan putih dengan mixer kecepatan tinggi
2. Tambahkan terigu dan santan secara bergantian selang seling sambil diaduk dengan mixer kecepatan rendah
3. Ambil 1/4 bagian adonan beri sari pandan,, aduk rata
3. Masukkan tiap adonan ke dalam piping bag atau plastik bening untuk makanan yang dilubangi ujungnya nanti untuk menyemprotkan adonan`
3. Semprotkan adonan putih kedalam loyang bolu kukus yang sudah dialasi kertas khusus untuk bolu kukus lalu diatasnya diberi adonan hijau, terserah komposisi tiap adonan untuk tiap loyang yang penting cetakan bolu kukus harus penuh


4. Kukus selama 10 - 15 menit  pada dandang kukusan yang sudah banyak uapnya dengan api kompor besar, tutup kukusan dialasi serbet dan jangan dibuka sampai matang
5. Sajikan (1  resep dapat 14 buah bolu kukus)
 untuk bolu kukus lain bisa dilihat di http://nestygumayeka.blogspot.com/2015/11/bolu-kukus-tanpa-emulsifier-2.html

Monday, 14 September 2015

Membuat Selai Srikaya Pandan


Assalamualaikum wr wb,
Selai srikaya adalah  salah satu pelengkap makan roti ataupun ketan. Di pasaran ada yang jual, tapi tak ada salahnya jika kita membuat sendiri. Kalau membuat sendiri jelas lebih terjamin kualitasnya. Tidak memakai pewarna sintetis dan pengawet, bebas dari perisa dan juga pemanis buatan, dan juga lebih terjamin kebersihannya.
Untuk pewarna alami hijau biasanya menggunakan daun suji. Tapi karena tidak ada digunakan daun katu/katuk, yang biasanya untuk sayur ibu menyusui supaya asinya banyak




Resep selai srikaya ini sama dengan srikaya ketan ,  tapi proses memasaknya yang beda, bila sudah jadi bisa langsung dikonsumsi atau diblender dulu supaya lebih halus tampilannya, berikut ini resepnya jika berminat,
Bahan:
1. 4 butir telur(kecil) atau 3 butir ukuran sedang
2. 250 gr gula pasir
3. 1/2 sdt garam halus
4. 60 ml air perasan daun pandan dari 7 lembar daun pandan dan segenggam daun katu tua
5. 190 ml santan kental

Cara membuat:
1. Kocok telur dan gula pasir dengan garpu sampai menyatu dan gula larut
2. Masukkan semua bahan lainnya lalu aduk sampai rata
3. Masukkan campuran tadi kedalam wadah tahan panas untuk di tim dalam panci yang berisi air mendidih
4. Tim terus adonan srikaya tadi selama kurang lebih satu jam dengan api kecil, dengan sekali sekali mengaduknya cepat dengan whisk supaya tekstur selai tidak bergumpal gumpal dan halus
5. Tanda bahwa sudah matang adonan meletup pelan, biarkan beberapa menit sambil diaduk, lalu matikan api
6. Selai srikaya sudah jadi, bisa langsung dikonsumsi jika sudah dingin (dapat juga diblender dulu supaya lebih halus) atau disimpan dalam wadah tertutup rapat

Monday, 31 August 2015

Putih Hijau, Si Manis Srikaya Ketan


Assalamualaikum wr wb,
Srikaya adalah makanan manis yang beraroma wangi pandan, karena memang menggunakan daun pandan dalam pembuatannya. Biasanya selain daun pandan juga menggunakan daun suji untuk memberikan warna hijau yang lebih terang dan bagus. Berhubung daun suji tidak ada maka kupakai daun katu/katuk yang tua sebagai gantinya.
Biasanya srikaya dihidangkan dalam mangkuk keramik kecil kecil dilengkapi dengan ketan, makannya dengan cara dicocol, dicolek atau menggunakan sendok. Tapi kalau dilapis seperti ini lebih mudah cara makannya.

Bahan:
1. 500 gr ketan putih
2. 4 butir telur(kecil) atau 3 butir ukuran sedang
3. 250 gr gula pasir
4. 1/2 sdt garam halus
5. 60 ml air perasan daun pandan dari 7 lembar daun pandan dan segenggam daun katu tua
6. 190 ml santan kental

Cara membuat:
1. Ketan diaroni sampai setengah matang lalu dikukus sampai matang,
2. Masukkan ketan matang kedalam loyang atau cetakan yang sudah diolesi minyak goreng dan dialasi daun pisang supaya tidak lengket, padatkan dengan cara menekannya dengan tangan yang dilapisi plastik sampai benar benar padat, kukus selama kira kira15 menit dihitung dari air kukusan  mulai mendidih
3. Sambil mengukus ketan kita buat adonan srikayanya, kocok gula dan telur dengan garpu lalu masukkan semua bahan lain, aduk jadi satu sampai benar benar tercampur rata, nah adonan srikaya sudah siap. Tuangkan adonan srikaya diatas ketan yang dikukus tadi lalu kukus lagi selama 30 menit sampai matang
5. Dinginkan dulu baru dipotong potong
6. Sajikan

Thursday, 25 June 2015

Bingka Ubi Kayu

Assalamualaikum wr wb,
Ubi kayu atau singkong banyak terdapat ditempatku. Di pasar, di warung bahkan ada saja penjualnya lewat di depan menawarkan dagangannya dengan bersepeda. Kali ini aku buat bingka, bahan lain pun bisa dibuat bingka, misalnya saja kentang. kue ini sudah beberapa hari yang lalu kubuat sebelum puasa. Saat itu secara tak sengaja ternyata singkong yang kubeli adalah singkong mentega yang berwarna kuning cantik. Kupikir bagus sekali warnanya kalau dibuat kue.  Singkong dihaluskan dengan cara diblender seperti disini. Tetapi, Astagfirullah! setelah diperas warnanya tidak kuning lagi,tapi putih seperti singkong biasa, air perasannya yang berwarna kuning pun meninggalkan pati yang berwarna putih pula. Hadeh tidak jadi deh bikin kue warna kuning! Akhirnya kuberi warna hijau saja dengan daun pandan yang kublender halus. Jadi kalau ingin warnanya tetap kuning sebaiknya singkongnya diparut manual saja.

Bahan :
1. 500 gr ubi kayu kupas, diparut dan diperas, ambil patinya
2. 2 butir telur ayam
3. 100 ml santan kental
4. 100 gr gula pasir
5. 80 ml air
6. garam sedikit
7.  50 ml air pandan dari 5 lembar daun pandan
Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 200 derajat celcius
2. Campurkan ubi kayu parut dengan patinya, tambahkan pula air pandan
3. panaskan air, santan, dan gula pasir sampai mendidih dan gula larut
4. Masukkan air gula mendidih tadi (nomor 2) kedalam wadah yang berisi ubi parut tadi (nomor 1) lalu aduk rata
5. Setelah agak dingin masukkan garam dan telur, aduk-aduk sampai tercampur rata
6. Masukkan adonan ke wadah tahan panas/loyang ukuran 18 cm x 13 cm yang telah diolesi dengan minyak
7. Panggang di oven sampai matang, kurang lebih 45 menit

Tuesday, 5 May 2015

Bolu pandan ubi kayu, tanpa tambahan makanan dan tanpa gluten

Assalamualaikum wr wb,
Sudah lama pingin buat cake atau bolu dari bahan bukan terigu kebetulan masih ada sisa ubi kayu  yang sudah 3 hari, tapi alhamdulillah masih bagus kondisinya belum ada hitamnya. Buka buka resep masakan dari ibuku, ada beberapa yang bahannya pakai ubi kayu, tapi masih pake sedikit tepung terigu. Ada juga yang pakai ubi kayu saja tapi juga pakai tambahan makanan. Akhirnya aku nekat tidak pakai bahan tambahan  makanan dan terigu supaya lebih sehat. Bismillahirrohmanirrohim, Alhamdulillah jadi juga kuenya. 
Tapi menurutku bolunya agak sedikit seret, mungkin lain kali ditambah margarin atau minyak goreng, atau santannya ditambah lagi baik volumenya maupun kekentalannya. Ubikayunya saya blender dengan sedikit air, lalu diperas dengan serbet bersih. Air perasannya ditampung setelah beberapa saat ada patinya yang mengendap didasar wadah. patinya ini diambil dengan membuang air diatasnya. Campurkan pati dan ubi kayu parut yang sudah diperas tadi, nah sudah siap untuk diolah. Bahan bahan lainnya ada yang dikurangi jumlahnya, ada juga bahan yang ku adakan sendiri, yaitu air daun pandan wangi. Bolunya jadi wangi pandan yang menggoda, tapi kalau mau buat lagi mungkin ditambahkan air perasan daun suji atau katu supaya hijaunya lebih cantik.  
Saat sudah matang anak-anak merengek minta, akhirnya dalam keadaan masih panas kuenya dilepaskan dari loyang, dan...... kuenya ada yang masih lengket di loyang, tapi syukur bentuknya masih bagus. Hasil coba-coba ini yang ditampilkan sekarang ini, "no food additives gluten free",berikut resepnya;
Bahan :
1. 900 gr ubi kayu parut atau blender sampai halus, peras, ambil patinya dan perasannya
2. 4  butir telur ayam
3. 300 gr gula pasir
4. 250 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
5. 30 ml air perasan daun pandan wangi
6. 1 sdt garam
Cara membuat:
1. Panaskan oven  pada suhu 250 derajat celcius pada api atas dan bawah
2. Telur dan gula dikocok dengan mixer sampai mengembang kental dan putih
3. Masukkan ubi kayu parut dan patinya, garam, santan dan air pandan, dimixer lagi dengan kecepatan rendah sampai semua tercampur rata
4. Masukkan adonan ke loyang segi empat ukuran 22x22cm yang telah diolesi margarin dan ditaburi sedikit tepung
5. Letakkan loyang berisi adonan ke loyang lain yg lebih besar yang diisi air
6. Masukkan ke oven dan letakkan pada bagian bawah selama 45 menit atau sampai matang,  sebelumnya bisa di tes tusuk dengan lidi,bila masih lengket di lidi berarti belum matang dan pemanggangan diteruskan sampai matang
7.setelah kue dingin, potong-potong dan hidangkan