Friday, 6 April 2018

Cake Karamel aka Cake Sarang Semut



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

Cake karamel atau cake sarang semut ini cukup mudah membuatnya. Bisa disajikan sebagai camilan ataupun teman minum teh. Resiko kegagalan dalam pembuatannya pun relatif lebih kecil, karena menggunakan soda kue (natrium bikarbonat) sebagai pengembangnya. Dan yang penting tidak perlu pakai mixer jika tidak ada, bisa menggunakan garpu atau sendok untuk mengocok telur dan mengaduk adonan sampai rata. Resep cake karamel ini kudapat dari seorang teman tapi sudah disesuaikan dengan seleraku. Takaran yang dipakai adalah cup dengan volume 240 ml per cup. Takaran 1 cup ini kurang lebih sama dengan 1 gelas belimbing.



Bahan:
1.  4 butir telur
2.  2 cup gula pasir
3.  2 cup tepung terigu
4.  2 cup air
5. 150 gr margarin
6. 120 ml (1/2 cup) susu kental manis putih
7. 1 sdt soda kue
8. 1/2 sdt vanili

Cara membuat:
1. Kita buat karamelnya dulu, masak gula dengan api kecil, jangan diaduk aduk, biarkan saja sampai kecoklatan menjadi karamel ( kalau aku cuma 3/4 nya saja yang menjadi karamel, 1/4 nya masih putih), tuangkan air panas pada wajan berisi karamel, masak terus sampai mendidih dan semua gula larut sambil sesekali diaduk,  matikan kompor, tambahkan margarin aduk sampai semua margarin meleleh, dinginkan 
2. Panaskan oven atau jika menggunakan baking pan alas pemanggangnya yang dipanaskan
3.Kocok telur dengan garpu atau spatula balon atau mixer, tidak perlu sampai mengembang, tambahkan tepung terigu, susu dan vanili, aduk rata.
4. Tuangkan karamel yang sudah dingin atau hangat kuku, tambahkan pula soda kue, aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil, kalau perlu adonannya disaring
5. Tuang adonan ke loyang atau baking pan yang sudah diolesi margarin
6. Panggang sampai matang  dan permukaannya cukup kering selama kurang lebih 45 - 50 menit atau bisa juga dilakukan tes tusuk


Sunday, 1 April 2018

Bikin Ikan Sarden Yuk!



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Beberapa hari ini ada 'ribut ribut' masalah ikan sarden kaleng yang ada cacing dalam kemasan, bercampur dalam kuahnya. Miris rasanya, dari sekian banyak merk ikan sarden kalengan itu ada beberapa merk buatan dalam negeri yang sudah terkenal dan biasa di konsumsi. Ya sudahlah, kalau kepingin makan ikan sarden baiknya buat saja sendiri supaya lebih meyakinkan dan lebih higienis.
Sudah lama tidak bikin ikan sarden, karena kejadian ini jadi ada keinginan untuk itu. Jenis ikan laut yang biasa kupakai untuk dibuat ikan sarden ini ikan makerel, ikan salam dan ikan layang (sarden). Biasanya menggunakan panci presto, tapi pernah pula menggunakan panci biasa. Karena menggunakan jus tomat yang cukup kental panci dialasi dengan sesuatu supaya tidak gosong, biasanya menggunakan daun pisang. Untuk kali ini dialasi pakai batang tebu, karena kebetulan ada diberi teman yang ada tanamannya. Jadi teringat almarhumah nenekku, beliau biasanya membuat ikan sarden menggunakan batang tebu untuk alas pancinya.
Cabai merah juga digunakan untuk membuat sarden homemade ini supaya warna merahnya bagus dan menggugah selera. Jika tidak mau pedas biji cabainya dibuang saja, sehingga anak anak pun dapat menikmatinya karena tulang ikan pun sudah lunak karena dipresto.

Bahan;
1. 1 kg ikan makerel (5 ekor ukuran sedang), siangi dan cuci bersih, potong potong
2. 600 gr tomat merah, haluskan dengan blender
3. 6 cabai merah besar, buang biji
4. 9 siung bawang merah, haluskan
5. 7 siung bawang putih, haluskan
6. 1 bawang bombai, potong tipis
7. 1/2 sdt merica bubuk
8. 3 sdt gula pasir
9. 2 sdt garam
10. 2 cm jahe, memarkan
11. 3 cm lengkuas memarkan
12. 2 - 3 sdm minyak goreng
13. 1 jeruk lemon/nipis
14. 1/2 sdt garam
15. 1 - 2 ruas tebu, bersihkan, ambil bagian kulitnya setebal 1,5 - 2 cm

Cara membuat:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk lemon dan garam sampai rata, sisihkan
2. Tumis sampai harum bawang merah, bawang putih, bawang bombai, jahe dan lengkuas
3. Susun potongan kulit batang tebu pada dasar panci, letakkan potongan ikan diatasnya
4. Pada wadah yang cukup besar, campur jadi satu jus tomat, bumbu tumis, merica, gula dan garam, aduk rata lalu tuang kedalam panci berisi kulit tebu dan ikan tadi, ikan harus terendam, kalau perlu bisa ditambahkan air lagi secukupnya
5. Tutup panci presto lalu dimasak selama kurang lebih 40-45 menit dihitung dari presto mulai mengeluarkan suara berdesis, kecilkan api kompor. 
6. Setelah waktunya matikan kompor, diamkan sejenak agar uap panas berkurang dan presto bisa dibuka.
7. Ikan sarden homemade ini sudah bisa disajikan, atau dibekukan. Bisa juga ditumis dahulu sebelum disajikan dengan bumbu bawang, cabe dan tomat sesuai selera
8. Jika menggunakan panci biasa bisa juga, masak kurang lebih 1 jam dengan api kecil, tapi tulang ikan tidak bisa lunak


Thursday, 29 March 2018

Cake Ubi Ungu


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Kemarin di pasar lihat ada yang jual ubi jalar ungu bagus bagus, akhirnya sebungkus ubi ungu seberat 1,5 kg pindah tempat kedalam kantung plastik belanjaanku. Kalau aku sendiri sukanya cuma dikukus begitu saja karena lebih sehat. Tapi salah satu anakku ada yang minta dibuat kue, maka jadilah cake ini. Alhamdulillah anak anak suka apalagi yang minta dibuatkan kue, senang sekali๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Bahan:
1. 4 butir telur utuh 
2. 1 kuning telur
3. 180 gr gula pasir
4. 120 gr tepung terigu serbaguna 
5. 150 gr margarin, lelehkan
6. 150 gr ubi ungu yang sudah di kukus sampai matang
Cara membuat:
1. Haluskan ubi ungu, campur dengan margarin cair sampai rata, bisa juga margarin dan ubi ungu diblender sampai halus, sisihkan
2. Kocok telur dan gula dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang,  kental dan putih
3. Masukkan terigu sedikit sedikit, campuran margarin dan ubi ungu lalu aduk balik sampai rata,
4. Masukkan adonan ke loyang  yang sudah diolesi margarin dan telah ditaburi sedikit tepung terigu, aku pakai baking pan diameter 24 cm
5. Panggang dengan api sedang sampai matang (tes tusuk) selama kurang lebih 35 sampai 45 menit.


Monday, 26 February 2018

Bubur Ketan Hitam


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Pingin makan bubur ini sudah cukup lama. Ketan hitamnya sudah lama dibeli, tapi baru sempat bikin beberapa hari yang lalu. Makanan tradisional memang tak lekang oleh waktu, selalu sekali kali keinginan muncul untuk menikmatinya lagi. Untuk makanan tradisional yang menggunakan santan sebaiknya menggunakan santan fresh dari parutan kelapa karena rasa dan aromanya akan lebih sempurna. Tapi bila keadaan tidak memungkinkan bisa diganti santan instan dalam kemasan. Untuk membuat bubur ini ditambahkan ketan putih supaya bubur lebih lembut di lidah, untuk mengimbangi ketan hitam yang masih mengandung bekatul bewarna hitam yang lebih berserat dan agak kasar teksturnya.

Bahan:
1. 250 gr ketan hitam
2. 300 gr ketan putih
3. 150 gr gula merah
4. 250 gr gula pasir
5. 1 liter santan sedang
6. 2 - 3 liter air/secukupnya untuk merebus ketan sampai lunak
7. 1 gelas santan kental yang diberi sedikit garam
8. 2 lembar daun pandan
9. Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Bersihkan semua beras ketan dari kotoran dan sisa gabah lalu cuci bersih
2. Masak beras ketan dengan air secukupnya  sampai lunak lalu tambahkan santan sedang masak lagi sampai mendidih sambil sekali kali diaduk
3. Rebus gula merah dengan segelas air sampai mendidih dan larut, saring
4. Tuangkan air gula merah yang sudah disaring tadi ke dalam rebusan ketan tadi, tambahkan pula gula pasir dan daun pandan, biarkan mendidih beberapa saat dengan api kecil, bila terlalu kental tambahkan lagi air panas, sesuaikan kekentalan bubur dengan keinginan kita
5. Tambahkan garam, aduk, matikan api
6. Sajikan bubur ketan hitam dengan siraman santan kental diatasnya


Sunday, 25 February 2018

Oseng Jamur Gerigit Pedas

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Late post lagi ni...๐Ÿ˜Š, Alhamdulilah sekarang sudah bisa di publish.
Beberapa hari lalu hujan turun terus dari pagi, semua basah dimana mana. Jadi takut berkendara kemana mana karena jalan yang basah dan licin, belum lagi jalanan yang banjir! Paginya ikut pak suami berangkat kerja saat mengantar putra ku yang masih bersekolah di sekolah dasar. Pulangnya bisa naik angkutan umum ataupun angkutan online, karena hujan sudah reda dan matahari sudah bersinar lagi.
Beberapa hari sebelumnya dapat oleh oleh jamur gerigit. Jamur kan tumbuhnya di musim hujan. Alhamdulillah musim hujan juga musim jamur, khususnya jamur gerigit ini.
Masak jamur ini biasanya pakai santan dengan campuran lainnya. Tapi kali ini mau yang mudah dan cepat  yaitu dengan cara dioseng atau ditumis saja dengan cabai cukup banyak. Walau simpel pembuatannya,  hasilnya tidak  mengecewakan, mirip mirip daging sapi suwir pedas. Sedaap!

Bahan:
1. 50 gr jamur gerigit kering
2. 40 gr teri nasi
3. 4 siung bawang merah
4. 3 siung bawang putih
5. 15 buah cabai rawit, bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera
6. 8 buah cabai merah, bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera
7. 1 buah tomat, dipotong kecil atau dihaluskan
8. 1 sdt gula
9. garam secukupnya
10. 1/2 gelas air/ secukupnya
11. 1 1/2 sdm Minyak goreng/secukupnya
Cara membuat:
1. Rendam jamur gerigit beberapa saat sampai mekar lalu bersihkan, buang sisa sisa kayu dan kotoran yang ada, cuci bersih dan peras/tiriskan
2. Remas remas jamur dengan 2 sdt garam sampai rata dan lemas, bilas sekali dengan air bersih lalu peras atau tiriskan
3. Haluskan semua bumbu nomor 3 sampai nomor 6, sisakan beberapa cabai merah untuk dipotong
4. Panaskan minyak goreng, goreng ikan teri sampai setengah matang,  tambahkan bumbu halus masak sampai harum, tambahkan tomat dan gula, aduk sebentar
5. Tambahkan jamur gerigit, aduk sebentar lalu tuangi air, biarkan sampai mendidih beberapa saat, tambahkan cabai merah yang dipotong tadi sambil di oseng atau diaduk sampai airnya agak kering dan jamurnya matang, tambahkan garam secukupnya, koreksi rasa
6. Pindahkan ke wadah saji, oseng jamur gerigit siap disajikan

Tuesday, 30 January 2018

Mi Ayam Hijau


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Masih ada sedikit daun sawi di kulkas, karena kepingin makan mi homemade, maka jadilah mi lebar ini dibikin. Untuk kuah dan sausnya dibikin yang mudah saja yaitu saus mi ayam. Cara bikin mi hijau dan juga mi ayam sudah pernah ku publish sebelumnya. Tapi untuk memudahkan maka di postkan lagi disini.
Bahan mi hijau:
1. 300 gr tepung terigu protein sedang
2. 30 gr tepung tapioka
3. 100 gr daun sawi
4. 80 ml air
5. 1 sdt garam
6. 1 butir telur
7. Tepung tapioka secukupnya untuk membaluri mi
Cara membuat mi hijau
1. Haluskan daun sawi, dengan cara diblender dengan air, saring, ambil airnya dan buang ampasnya, sisihkan
2. Campur semua bahan kecuali air sawi jadi satu dengan sendok, lalu tuangi dengan air sawi kurang lebih 80 - 100ml dan aduk rata,  dilanjutkan dengan tangan sambil agak diuleni, tambahkan lagi air sawi secukupnya jika adonan masih terlalu kering
3. Bulatkan adonan dan diamkan selama 1 - 2 jam
4. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, tekan tekan supaya agak tipis dengan kayu penggilas ataupun botol
5. Masukkan kedalam mesin pembuat mi menjadi lembaran yang lebih tipis 2 - 4 kali sesuai kebutuhan
6. Potong lembaran adonan tadi dengan mesin pembuat bentuk kwetiaw lalu taburi dan lumuri dengan tepung tapioka supaya tiap helai mi tidak lengket satu sama lain
7. Lakukan step nomor 4 - 6 sampai semua adonan habis
8. Rebus mi dalam air mendidih yang diberi sedikit minyak sampai matang/mengapung
9. Angkat dan tiriskan mi
10. jika belum dimasak simpan di lemari es dalam wadah tertutup rapat


Bahan untuk saus mi ayam
1. 250 gr daging ayam, cincang
2. 3/4 gelas air/kaldu ayam
3. 3 siung bawang putih, cincang
4. 4 siung bawang merah, cincang
5.1 batang daun bawang, potong tipis
6. 1 sdt garam
7. 1 sdt gula
8. 1 sdt merica bubuk
9. 1 sdm kecap manis
10. 1 cm jahe memarkan
11. 1 buah tomat, potong kecil
12. Daun kubis/kol secukupnya potong potong, seduh air panas
13. Minyak untuk menumis
Cara membuat mi ayam
1. Tumis bawang merah dan putih sampai harum, tambahkan ayam, aduk sampai berubah warna, tambahkan tomat, jahe dan air/kaldu, biarkan mendidih dan daging ayamnya matang
2. Tambahkan gula, garam, merica, daun bawang dan kecap manis, aduk rata
3. Bila ingin mi ayamnya tanpa kuah lanjutkan memasak sampai kuah agak surut, tapi bila ingin berkuah tambahkan lagi air ataupun kaldu ayam secukupnya
4. Cicipi rasanya, matikan api
5. Letakkan mi di piring saji, beri potongan daun kubis lalu siramkan ayam berbumbu diatasnya
6. Sajikan


Wednesday, 24 January 2018

Lupis Ketan Gula Merah


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Lupis ketan ini makanan tradisional kesukaan waktu kecil dulu, dan juga sekarang. Sebelumnya kemarin itu ada yang beri daun pisang yang banyak, sayang kalau tidak digunakan. Akhirnya digunakan untuk membuat lupis ketan ini walaupun agak ribet membuatnya, terutama saat membungkusnya.
Lupis ketan yang ini terbuat dari ketan putih. Relatif lebih cepat merebusnya lebih kurang 1 sampai 1,5 jam. Saat membuat lupis ketan hitam dulu lama merebusnya 100 menit karena bulir bulir ketan hitam masih diselimuti kulit ari atau bekatul yang cukup keras, sedangkan ketan putih sudah tidak ada bekatulnya

Bahan:
1. 700 gr ketan putih
2. 150 gr kelapa parut
3. 200 gr gula merah
4. 1/2 sdt garam
5. 1 lembar daun pandan
6. 1 gelas air
7. Daun pisang secukupnya
8. Tali pengikat secukupnya, bisa tali dari pelepah pisang atau benang katun tebal
9.  Lidi atau tusuk gigi untuk penyemat secukupnya
10. Air untuk merebus lupis secukupnya

Cara membuat:
1. Bersihkan beras ketan lalu cuci dan tiriskan
2. Ambil daun pisang, bentuk seperti kerucut lalu isi dengan 2 sendok  beras ketan, pipihkam daun lalu lipat bagian yang terbuka ke arah bagian yang lancip sehingga brrbentuk segitiga, semat bagian daun yang dilipat tadi, rapikan, terakhir ikat dengan tali supaya beras ketannya aman di dalam daun, lakukan sampai habis
3. Rebus bungkusan daun pisang berisi beras ketan tadi dengan air secukupnya (semua bungkusan terendam air) sampai matang,  menggunakan presto selama 60 - 90 menit, tapi jika  menggunakan panci biasa bisa 4 sampai 5 jam
4. Membuat air gula merah, rebus gula merah dengan air dan daun pandan sampai larut lalu saring
5. Aduk kelapa parut dengan garam lalu kukus selama 10 sampai 15 menit
6. Setelah lupis ditiriskan dan tidak panas lagi, buka bungkus daun pisang lalu gulingkan lupis ke kelapa parut yang telah dikukus tadi
7. Lupis ketan sudah siap dinikmati dengan air gula merah