Tuesday, 30 October 2018

Kacang Telur


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Saat kecil dulu, suka sekali makan jajanan ini. Dibungkus plastik kecil kecil, dijual di warung dekat rumah. Dulu itu makanan ini disebut kacang atom, tapi sekarang ini sebutan kacang atom itu lebih populer untuk makanan olahan pabrik berupa kacang tanah berbalut tepung yang yang berwarna putih. Gak masalah, yang jelas kacang telur ini sudah jelas menggunakan telur dalam proses pembuatannya.
Sebelumnya supaya yakin kacang yang digunakan bersih, kacang tanah dicuci dulu dengan cara dibilas dua kali dengan air bersih, lalu dijemur sampai kering, baru deh kacangnya siap diolah.

Bahan:
1. 350 gr kacang tanah
2. 8 sdm gula pasir berbutir halus
3. 1 butir telur yang besar
4. 2 sdm margarin, dicairkan
5. 1/2 sdt garam
6. 300 - 400 gr tepung terigu

Cara membuat:
1. Kocok dengan garpu atau sendok, telur, gula dan garam sampai agak larut gula dan garamnya
2. Tambahkan margarin cair, aduk lagi sampai rata
3. Letakkan kacang tanah pada wadah, tuangi dengan 2 sendok sayur larutan telur (secukupnya), aduk sampai semua kacang dibaluri adonan telur tadi
4. Tambahkan  tepung terigu secukupnya lalu aduk rata dengan kacang sampai semua kacang diselimuti lapisan tepung terigu, pisahkan satu satu  jika ada beberapa kacang yang lengket dan bergumpal jadi satu, rapikan bentuk kacang, sisihkan jika ada gumpalan adonan yang tidak ada kacangnya, bila perlu ayak dengan besek plastik atau wadah nasi yang bolong bolong bagian bawahnya
5. Lakukan step nomor 4 lagi beberapa kali, sampai adonan telur habis
6. Goreng kacang yang sudah berbalut telur dan tepung tadi dalam minyak panas yang cukup banyak dengan api kompor kecil, goreng sampai matang dan warnanya kuning kecoklatan
7. Angkat kacang telur dari penggorengan lalu tiriskan di kertas tissue dapur
8. Kacang telur sudah bisa dinikmati, jika sudah dingin bisa disimpan di toples yang tertutup rapat.


Sunday, 30 September 2018

Wingko

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Hari ini bikin makanan kecil yang dibuat dari tepung ketan. Memanfaatkan bahan yang tersedia. Tepung ketan sisa bikin klepon, sedangkan kelapa parutnys sisa bikin santan untuk rendang. Biasanya bahan bahan sisa kalau tidak cepat dimanfaatkan akan terlupakan dan akan kadaluarsa,  kan sayang.. ! Takaran bahan bahan wingko inipun pakai feeling saja, tapi hasil akhirnya enak lho

Bahan:
1. 250 gr tepung ketan putih
2. 200 gr kelapa parut
3. 160 gr gula pasir, rasa manis sesuai selera
4. 1 butir telur utuh
5. 1 kuning telur
6. 1/2 sdt garam
7. 100 ml air
8. 1/2 sdt vanili bubuk



Cara membuat:
1. Campur semua bahan (kecuali air) sampai rata dengan cara diuleni
2. Tuangi air sedikit sedikit sambil diuleni sampai tercampur rata
3. Adonan sudah dapat dipanggang diatas kompor, Bisa dengan pan, cetakan kue cubit atau martabak mini, bisa juga menggunakan kuali biasa, olesi dulu alasnya dengan minyak atau margarin
4. Aku menggunakan cetakan kue pai yang diolesi margarin, tuang adonan wingko kedalamnya, lalu dipanggang di oven listrik, api atas bawah pada suhu 220°C selama kurang lebih 35 menit, sampai matang dan berwarna kecoklatan
5. Setelah agak dingin dan dikeluarkan dari cetakan, kue wingko siap disajikan.



Tuesday, 14 August 2018

Otak Otak




Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,  Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, bisa nge blog lagi. Selama beberapa bulan ini sibuk dengan segala urusan.  Dari kesibukan di bulan puasa ramadhan sampai ngurusi anak anak sekolah di tahun ajaran baru. Sebenarnya ada saja niatan untuk update blog tapi yang namanya mood susah sekali untuk datang menghampiri, padahal sudah ada fotonya. Jadinya beberapa resep makanan yang sebenarnya belum pernah ditampilkan di blog ini belum sempat di hadirkan keberadaannya. Otak otak berbahan ikan ini saja sebenarnya sudah dibikin seminggu yang lalu. Syukurlah sudah dipublish sekarang.

Bahan:
1. 500 gr daging ikan giling
2. 200 gr tepung tapioka
3. 250 ml santan
4. 1 butir telur
5. 1 1/2 sdt garam
6. 4 siung bawang putih, dihaluskan
7. 5 siung bawang merah, dihaluskan
8. 1 batang daun bawang, iris tipis
9. Daun pisang untuk pembungkus
10. Lidi untuk penyemat/staples
Cara membuat:
1. Campur ikan giling dengan santan, aduk rata,
2. Tambahkan garam, bawang merah, bawang putih dan irisan daun bawang, aduk sampai rata dan mengental
3. Tambahkan telur, aduk rata
4. Terakhir tambahkan tepung tapioka, aduk rata
5. Letakkan 1 sdm atau 2 sdm adonan otak otak pada daun pisang, bungkus memanjang lalu semat kedua ujungnya dengan biting (lidi atau tusuk gigi), bila tidak ada gunakan staples
7. Panggang otak otak diatas pan pada kompor atau  langsung diatas bara api, bolak balik beberapa kali sampai otak otaknya matang
8. Otak otak siap dinikmati dengan cuko pempek

Saturday, 21 April 2018

Bakpia Basah Isi Kacang Hijau Ala Bakpia Pathuk


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Setelah sebelumnya bikin  bakpia basah   dan  bakpia kering   , maka sekarang ini yang dibikin bakpia yang mirip mirip bakpia pathuk dari jogja itu. 
Menurut wikipedia, bakpia termasuk salah satu masakan yang populer dari Tionghoa. Bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk (Pathok), Yogyakarta, sehingga dikenal dengan sebutan Bakpia Pathuk. Mengingat masyarakat Yogyakarta mayoritas beragama Islam isian bakpia menggunakan kacang hijau. Kemudian rasa-rasa dari bakpia dikembangkan menjadi coklat, keju, kumbu hijau, dan kumbu hitam. 
Bakpia ini agak lembab kulitnya sehingga tidak rapuh seperti bakpia kering. Saat proses pembuatannya adonan direndam dalam minyak dulu.
Resep kulit bakpia yang aku buat ini diadaptasi dari sini . Sedangkan untuk
isian bakpia ini dari kacang hijau yang proses pembuatannya sama dengan yang pernah dibuat sebelumnya.

Bahan isi:
1. 100 gr kacang hijau
2. 6 sdm gula pasir, manis sesuai selera
3. 1/4 sdt garam
4. 30 ml santan instan
5. 1 helai daun pandan
6. Air secukupnya
7. 1 sdm minyak goreng

Cara membuat isi kacang hijau:
1. Bersihkan kacang hijau lalu cuci bersih
2. Rebus kacang hijau dengan air secukupnya dan daun pandan sampai mendidih beberapa saat, tutup panci lalu matikan kompor,  diamkan saja sampai dingin
3. Setelah dingin haluskan kacang hijau dengan air  secukupnya ( santan dan air rebusannya) menggunakan blender
4.Masak kacang hijau yang sudah dihaluskan tadi dalam panci, tambahkan minyak goreng, gula dan garam
5. Masak terus sampai kental dan kalis atau tidak lengket lagi di panci, dinginkan, bentuk bulat menjadi 20 bulatan
6. Isian kacang hijau sudah siap



Bahan kulit A:
1. 125 gr tepung terigu protein sedang
2. 65 gr tepung terigu protein tinggi
3. 2 sdm gula pasir
4.100 ml air
5. 1/2 sdt garam
6. 50 ml minyak goreng, untuk adonan
7. 150 ml minyak goreng untuk merendam adonan

Bahan kulit B:
1. 65 gr tepung terigu protein sedang
2. 25 ml minyak goreng
3. 1/2  - 1 sdm margarin

Cara membuat:
1. Membuat kulit A, panaskan air lalu tambahkan gul, aduk sampai larut, angkat dari kompor dan dinginkan
2.Campur kedua tepung dan garam, tambahkan air gula, aduk sampai rata, lalu tambahkan minyak goreng, uleni adonan sampai kalis, bagi adonan jadi 20 bagian
3. Membuat kulit B, campur semua bahan kulit B, uleni sampai rata, bagi adonan jadi 20 bagian


Dari kiri ke kanan


4.Gilas dan tipiskan kulit A
5. Bulatan adonan kulit B diratakan diatas kulit A
6. Lipat 2 sisi adonan yang atas dan bawah ke bagian tengah (bertemu ujungnya), lipat juga sisi kanan dan kiri, bulatkan adonan, lakukan sampai habis
7. Rendam bulatan adonan dalam minyak goreng selama 15 menit, jangan kelamaan nanti kulit bakpia terlalu kering
8. Tipiskan bulatan adonan yang sudah direndam minyak tadi, beri isian kacang hijau, rapikan adonan sehingga isian kacang hijau aman berada dalam kulit dan tidak keluar, lakukan sampai habis

4.Letakkan adonan berisi isian kacang hijau pada loyang yang sudah diolesi minyak
5. Tekan sedikit  bulatan bakpia supaya agak pipih, lalu panggang adonan berisi kacang hijau tadi dengan suhu 200°C selama kurang lebih 10 -15 menit, lalu balik, panggang lagi sampai matang selama 5 - 15 menit sampai agak kecoklatan, bisa juga dipanggang dengan pan biasa atau teflon yang bertutup dengan api kecil
7. Bakpia sudah bisa disajikan

Wednesday, 18 April 2018

Bakpia Kering Isi Kacang Hijau


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Tiga hari lalu bikin bakpia berkulit renyah ini. Kulitnya kering dan berlapis lapis, berpadu dengan manisnya kacang hijau, menciptakan kombinasi rasa yang membuat keinginan untuk memakannya terus lagi.. dan ..lagi😍
Tetapi untuk mendapatkan semua itu butuh sedikit perjuangan karena ada kegiatan gilas menggilas adonan. Walaupun begitu hasil yang didapat sangat memuaskan hati dan juga  lidah, anak-anak dan pak suami juga menyukainya.
Bakpia kering ini juga konon lebih tahan lama daya simpannya.

Sebelumnya aku pun dulu pernah juga bikin  bakpia basah   yang kulitnya terbuat dari adonan roti tanpa telur dengan isian kacang merah.
Sedangkan yang ini bakpia kering dengan kulit yang renyah dan mudah hancur. Sumber resep kulit bakpia kering ini kudapat dari blog ini.

Untuk isian bakpia kering ini bisa menggunakan isian sesuai selera, kali ini isiannya dari  kacang hijau yang masih berkulit. Isian ini kreasiku sendiri yang juga biasa ku pakai untuk isian onde onde

Bahan isi:
1. 100 gr kacang hijau
2. 6 sdm gula pasir, manis sesuai selera
3. 1/4 sdt garam
4. 30 ml santan instan
5. 1 helai daun pandan
6. Air secukupnya
7. 1 sdm minyak goreng

Cara membuat isi kacang hijau:
1. Bersihkan kacang hijau lalu cuci bersih
2. Rebus kacang hijau dengan air secukupnya dan daun pandan sampai mendidih beberapa saat, tutup panci lalu matikan kompor,  diamkan saja sampai dingin
3. Setelah dingin haluskan kacang hijau dengan air  secukupnya ( santan dan air rebusannya) menggunakan blender
4. Masak kacang hijau yang sudah dihaluskan tadi dalam panci, tambahkan minyak goreng, gula dan garam
5. Masak terus sampai kental dan kalis atau tidak lengket lagi di panci, dinginkan, bentuk bulat menjadi 20 bulatan
6. Isian kacang hijau sudah siap


Bahan kulit:
Kulit A
1.  250 gr tepung terigu protein sedang
2. 125 ml minyak goreng
3. 75 ml air
4. 50 gr gula halus
5. 1/2 sdt gula pasir
Kulit B
1. 100 gr tepung terigu protein sedang
2. 50 ml minyak goreng

Lihat dari kiri ke kanan


Cara membuat:
1. Campur semua bahan A dan uleni sampai kalis, bagi adonan jadi 20 bagian
2. Campur semua bahan B dan uleni, adonan tidak begitu kompak tapi masih bisa dipulung, bagi jadi 20 bagian
3. Gilas 1 bagian  adonan kulit A, letakkan 1 bagian adonan kulit B diatasnya lalu ratakan
4. Lipat sisi sisi adonan yang digilas tadi ke bagian tengahnya lalu gilas lagi, lakukan sebanyak 3 kali
5. Beri isian kacang hijau pada adonan yang sudah digilas tadi, usahakan agar isian didalam adonan rapi dan tidak keluar, lakukan sampai habis
6. Tata dalam loyang, tekan sedikit supaya bulatan adonan agak gepeng, panggang adonan berisi kacang hijau tadi dengan suhu 200°C selama kurang lebih 10 menit, lalu balik, panggang lagi sampai matang selama 5 - 10 menit sampai agak kecoklatan, bisa juga dipanggang dengan pan biasa atau teflon yang bertutup dengan api kecil
7. Bakpia sudah bisa disajikan



Friday, 6 April 2018

Cake Karamel aka Cake Sarang Semut



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

Cake karamel atau cake sarang semut ini cukup mudah membuatnya. Bisa disajikan sebagai camilan ataupun teman minum teh. Resiko kegagalan dalam pembuatannya pun relatif lebih kecil, karena menggunakan soda kue (natrium bikarbonat) sebagai pengembangnya. Dan yang penting tidak perlu pakai mixer jika tidak ada, bisa menggunakan garpu atau sendok untuk mengocok telur dan mengaduk adonan sampai rata. Resep cake karamel ini kudapat dari seorang teman tapi sudah disesuaikan dengan seleraku. Takaran yang dipakai adalah cup dengan volume 240 ml per cup. Takaran 1 cup ini kurang lebih sama dengan 1 gelas belimbing.



Bahan:
1.  4 butir telur
2.  2 cup gula pasir
3.  2 cup tepung terigu
4.  2 cup air
5. 150 gr margarin
6. 120 ml (1/2 cup) susu kental manis putih
7. 1 sdt soda kue
8. 1/2 sdt vanili

Cara membuat:
1. Kita buat karamelnya dulu, masak gula dengan api kecil, jangan diaduk aduk, biarkan saja sampai kecoklatan menjadi karamel ( kalau aku cuma 3/4 nya saja yang menjadi karamel, 1/4 nya masih putih), tuangkan air panas pada wajan berisi karamel, masak terus sampai mendidih dan semua gula larut sambil sesekali diaduk,  matikan kompor, tambahkan margarin aduk sampai semua margarin meleleh, dinginkan 
2. Panaskan oven atau jika menggunakan baking pan alas pemanggangnya yang dipanaskan
3.Kocok telur dengan garpu atau spatula balon atau mixer, tidak perlu sampai mengembang, tambahkan tepung terigu, susu dan vanili, aduk rata.
4. Tuangkan karamel yang sudah dingin atau hangat kuku, tambahkan pula soda kue, aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil, kalau perlu adonannya disaring
5. Tuang adonan ke loyang atau baking pan yang sudah diolesi margarin
6. Panggang sampai matang  dan permukaannya cukup kering selama kurang lebih 45 - 50 menit atau bisa juga dilakukan tes tusuk


Sunday, 1 April 2018

Bikin Ikan Sarden Yuk!



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Beberapa hari ini ada 'ribut ribut' masalah ikan sarden kaleng yang ada cacing dalam kemasan, bercampur dalam kuahnya. Miris rasanya, dari sekian banyak merk ikan sarden kalengan itu ada beberapa merk buatan dalam negeri yang sudah terkenal dan biasa di konsumsi. Ya sudahlah, kalau kepingin makan ikan sarden baiknya buat saja sendiri supaya lebih meyakinkan dan lebih higienis.
Sudah lama tidak bikin ikan sarden, karena kejadian ini jadi ada keinginan untuk itu. Jenis ikan laut yang biasa kupakai untuk dibuat ikan sarden ini ikan makerel, ikan salam dan ikan layang (sarden). Biasanya menggunakan panci presto, tapi pernah pula menggunakan panci biasa. Karena menggunakan jus tomat yang cukup kental panci dialasi dengan sesuatu supaya tidak gosong, biasanya menggunakan daun pisang. Untuk kali ini dialasi pakai batang tebu, karena kebetulan ada diberi teman yang ada tanamannya. Jadi teringat almarhumah nenekku, beliau biasanya membuat ikan sarden menggunakan batang tebu untuk alas pancinya.
Cabai merah juga digunakan untuk membuat sarden homemade ini supaya warna merahnya bagus dan menggugah selera. Jika tidak mau pedas biji cabainya dibuang saja, sehingga anak anak pun dapat menikmatinya karena tulang ikan pun sudah lunak karena dipresto.

Bahan;
1. 1 kg ikan makerel (5 ekor ukuran sedang), siangi dan cuci bersih, potong potong
2. 600 gr tomat merah, haluskan dengan blender
3. 6 cabai merah besar, buang biji
4. 9 siung bawang merah, haluskan
5. 7 siung bawang putih, haluskan
6. 1 bawang bombai, potong tipis
7. 1/2 sdt merica bubuk
8. 3 sdt gula pasir
9. 2 sdt garam
10. 2 cm jahe, memarkan
11. 3 cm lengkuas memarkan
12. 2 - 3 sdm minyak goreng
13. 1 jeruk lemon/nipis
14. 1/2 sdt garam
15. 1 - 2 ruas tebu, bersihkan, ambil bagian kulitnya setebal 1,5 - 2 cm

Cara membuat:
1. Lumuri ikan dengan air jeruk lemon dan garam sampai rata, sisihkan
2. Tumis sampai harum bawang merah, bawang putih, bawang bombai, jahe dan lengkuas
3. Susun potongan kulit batang tebu pada dasar panci, letakkan potongan ikan diatasnya
4. Pada wadah yang cukup besar, campur jadi satu jus tomat, bumbu tumis, merica, gula dan garam, aduk rata lalu tuang kedalam panci berisi kulit tebu dan ikan tadi, ikan harus terendam, kalau perlu bisa ditambahkan air lagi secukupnya
5. Tutup panci presto lalu dimasak selama kurang lebih 40-45 menit dihitung dari presto mulai mengeluarkan suara berdesis, kecilkan api kompor. 
6. Setelah waktunya matikan kompor, diamkan sejenak agar uap panas berkurang dan presto bisa dibuka.
7. Ikan sarden homemade ini sudah bisa disajikan, atau dibekukan. Bisa juga ditumis dahulu sebelum disajikan dengan bumbu bawang, cabe dan tomat sesuai selera
8. Jika menggunakan panci biasa bisa juga, masak kurang lebih 1 jam dengan api kecil, tapi tulang ikan tidak bisa lunak