Friday, 11 December 2020

Kue Kacang



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, 

Selamat hari jumat.... Semoga semuanya berada dalam keadaan sehat walafiat... Semoga kita semua selalu bersyukur atas nikmat dan karunia dari Allah Yang Maha Besar.. Aamin.

Kue kering kacang ini kelupaan ngepost nya. Kemarin saat ngeposting bolu pisang coklat, terlihat foto-fotonya. Sudah beberapa bulan yang lalu bikinnya. Mungkin berguna nantinya jika ada yang mau bikin. Berikut ini resepnya saya share.

Bahan:

1. 300 gr kacang tanah, disangrai
2. 450 gr tepung terigu
3. 50 gr susu bubuk
4. 120 gr gula halus
5. 300 ml minyak goreng
6. 1 sdt garam
7. Kepingan kacang tanah sangrai, 1 butir kacang di belah menjadi 2
8. 2 kuning telur+1sdt kental manis+1sdt minyak goreng

Cara membuat:
1. Haluskan kacang dengan blender, dibuang kulit arinya dulu jika kacang masih berkulit ari.
2. Campur jadi  satu kacang, tepung terigu, susu, garam dan gula
3. Masukkan minyak goreng, aduk rata sampai kalis, tutup adonan dengan plastik lalu letakkan dalam kulkas kurang lebih 1 jam, jika malas menunggu bisa langsung  dicetak, tapi adonan akan lebih menyatu dan bagus teksturnya jika didiamkan dulu di kulkas.
4. Gilas adonan dengan terlebih dahulu melapisinya dengan plastik bening yang bersih, ketebalan adonan kurang lebih 0,5 cm atau sesuai selera, lalu cetak
5. Letakkan 1 keping kacang pada bagian atas adonan yang sudah dicetak, Oles bagian atasnya dengan bahan olesan
6. Panggang di oven bersuhu 150 dercel sampai matang selama kurang lebih 20 menit.



Thursday, 10 December 2020

Bolu Pisang Coklat




Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh

Alhamdulillah bisa ngepost lagi. Masih dalam suasana pandemi corona, ini ada bolu pisang coklat dibuat pagi tadi untuk cemilan anak-anak. Ada sisa pisang di kulkas, kulitnya sudah agak kehitaman tapi isinya masih bagus dan rasanya manis sekali.

Kalau sedang malas biasanya pisang hanya diblender dengan telur, lalu dicampur terigu gula, garam kemudian langsung digoreng. Tapi bikin dengan cara begini, dua anakku yng terkecil tidak mau memakannya, makanya sekarang pisang lebih sering dibikin bolu karena mereka berdua juga menyukainya.

Pisang yang digunakan adalah pisang gedah, itu biasanya orang sini, sumatera selatan, menyebut nama pisang ini. Pisang ini mirip rasa dan bentuknya dengan pisang biji atau klutuk, tapi tidak berbiji. Saat belum masak benar pisang ini rasanya kelat, tapi kalau sudah masak benar rasanya manis sekali.

Untuk membuat bolu pisang coklat ini bisa juga menggunakan pisang jenis lain. Pilih pisang yang sudah masak dan manis rasanya. Ok... selamat mencoba!


Bahan:
1. 300 gr pisang masak yang sudah dikupas
2. 4 butir telur
3. 200 gr tepung terigu
4. 2 sdm tepung maizena
5. 2 sdm coklat bubuk, cairkan dengan sedikit air
6. 80 ml susu uht coklat
7. 100 ml minyak kelapa
8. 120 gr gula pasir
9. 1 sdt garam

Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius
2. Haluskan/blend 250 gr pisang dengan susu uht, lalu tambahkan coklat bubuk yang sudah dicairkan dan aduk rata, sisa pisang yg 50 gr diiris tipis untuk toping, sisihkan
3. Kocok telur dan gula sampai kental dan putih, tambahkan tepung terigu dan maizena, lalu campuran pisang yang telah dihaluskan, dan terakhir tambahkan minyak kelapa, aduk balik adonan sampai bercampur rata
4. Tuang semua adonan pada loyang yang telah diolesi sedikit minyak (diameter 20 cm), hentakkan loyang perlahan
5. Panggang di oven sampai matang selama kurang lebih 40 menit, atau bisa juga tes tusuk.



Wednesday, 22 April 2020

Talam Singkong Lumer










Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,

"Stay at home" , dirumah saja, tidak kemana mana untuk kebaikan kita semua. Alhamdulillah..Allah masih memberikan kesehatan dan kemampuan untuk dapat bertahan menghadapi wabah virus covid 19 ini. Anak anak tidak belajar di sekolah lagi, tapi belajar secara online, kadang melalui media internet dan juga media televisi. Paksu juga sebulan lebih "work from home", bekerja dari rumah saja. Masjid dekat rumah juga tidak mengadakan sholat jumat lagi, sejak itu pula paksu dan semua anak laki laki  kami sholat 5 waktu berjamaah di rumah saja. Untuk mendapatkan bahan makanan kami berbelanja di warung dekat rumah. Kalau tidak mendesak tidak perlu untuk keluar rumah. Untuk saat ini saya masih bisa berbelanja ke pasar kecil dekat dengan kawasan tempat tinggal kami. Biasanya berbelanja seminggu sekali, maka sekarang saya batasi dua minggu sekali, tidak tahu nanti bagaimana  kedepannya. Semoga wabah ini segera berlalu dan kita semua dapat beraktivitas secara normal lagi...aamiin..
Bubur atau talam berbahan singkong atau ubi kayu ini dibuat untuk camilan di rumah. Bahannya sederhana dan mudah didapat. Untuk menghaluskan singkongnya bisa dengan cara diparut, tapi karena dirumah tidak ada parutan maka dihaluskan dengan blender saja. Santan  yang  digunakan bisa menggunakan santan kelapa segar atau santan kelapa instant.


Bahan lapisan bawah:
1. 600 gr singkong yang sdh dibersihkan dan dipotong potong
2. 150 gr gula merah
3. 100 gr gula pasir
4. 750 ml santan encer
5. 200 ml air
6. 1 sdt garam
7. 1 lembar daun pandan
Bahan lapisan atas/putih:
1. 600 ml santan kental
2. 40 gr tepung beras
3. 3/4 sdt garam
4. 1 lembar daun pandan


Cara membuat:
Lapisan bawah/kecoklatan
1. Masak air, gula merah, gula pasir dan pandan sampai gula larut lalu saring, sisihkan
2. Sambil merebus gula merah, haluskan singkong bersama santan menggunakan blender
3. Masak kembali gula merah yang sudah disaring tadi sampai mendidih
4. Tambahkan campuran singkong yang sudah diblender tadi, masak terus sambil diaduk sampai  meletup letup dan matang
5. Tuang ke wadah saji selagi panas
Lapisan atas/putih
1. Aduk tepung beras dengan 4 sdm santan kental, sisihkan
2. Masak sisa santan, garam dan pandan sampai mendidih
3. Tambahkan campuran tepung beras dan air tadi
4. Masak terus sambil terus diaduk sampai meletup letup,  kental dan matang
5. Tuang perlahan selagi panas diatas lapisan bawah sampai menutupi seluruh permukaan kue
6. Siap disajikan.

🌹🌹🌹Selamat melaksanakan ibadah puasa ramadhan 1441 h, semoga kita semua menjadi insan yang bertambah ketaqwaan kepadaNya, Aamiin...🌹🌹🌹


Tuesday, 28 January 2020

Pie Nanas




Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Alhamdulillah atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya. 
Late post lagi ini. Sudah beberapa minggu  yang lalu pie nanas ini kubuat, biasalah..mood nya belum ada untuk menulis dan mem-post-kannya.
Menjelang saat libur sekolah akhir tahun kemarin, si bungsuku yang susah makan minta dibuatkan nastar. "Mau kue yang ada isi selainya", katanya, sambil tangannya mengisyaratkan bentuk dari kue nastar itu. Dengan penuh suka cita maka dibuatlah nastar sederhana dengan harapan si kecil menyukainya. Rupanya si bungsuku ini menyukainya dan terlebih lagi yang lainnya. Dalam 2 hari saja nastar  yang kurang lebih sekilo sudah ludes dimakan😁. Setelah berkali membuat nastar saja, sekalian saja kali ini kue selainya ada yang dibuat dalam versi pie, bahan dan rasanya kan hampir mirip dengan nastar.

Bahan kulit:
1. 250 gr tepung terigu  
2. 100 gr margarin khusus untuk cake dan cookies
3. 2 sdm gula halus
4. 1 butir telur

Bahan selai nanas:
1. 1 buah nanas ukuran sedang
2. 1/2 gelas gula pasir (sesuai selera)
3. 1 sdt garam
4. Sepotong kecil kayu manis

Cara membuat:
1. Membuat selai nanas, haluskan buah nanas yng sudah dibersihkan dengan cara diblender atau diparut, masak nanas halus tadi dengan semua bahan sampai kental, rasa manis sesuai selera 
2. Membuat kulit pie, aduk semua bahan kulit menggunakan spatula, lalu dilanjutkan dengan tangan sampai bisa diuleni, bulatkan adonan
3. Gilas kulit pie dengan ketebalan kira kira 0,5 cm atau sesuai selera  lalu masukkan ke cetakan pie dengan ditekan dan dirapikan dengan jari dan spatula, 
4. Tusuk tusuk dasar kulit pie dengan garpu lalu isi tiap kulit pie dengan selai, tutup pie dengan adonan yang dibentuk panjang  kecil dengan posisi menyilang diatas pai, tekan perlahan ujungnya agar menyatu
5. Panggang sampai matang, sesuaikan suhu oven masing masing, ovenku pada suhu 170°C selama kurang lebih 45 menit, diawal pemanggangan dengan api bawah saja, beberapa menit terakhir dengan api atas bawah supaya bagian atas kulit pie agak kecoklatan warnanya


Saturday, 29 December 2018

Kue Lapis Ubi Ungu


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Alhamdulillah... tak terasa kita semua sudah berada di penghujung bulan desember, yang berati jugs sudah dipenghujung tahun 2018. InsyaAllah kita akan bertemu di tahun 2019 dengan segala sesuatunya menjadi lebih baik lagi, Aamiin. 
Kue lapis ungu ini dibuat hampir sama dengan kue  Lapis labu kuning  yang sudah lebih dulu dipublish. Takaran bahan hampir sama, tapi karena santan yang dipakai santan sedang maka ditambahkan susu kental manis putih. Aku sendiri sebetulnya lebih suka menggunakan santan kental jika bikin kue lapis. Jadi sesuai selera masing masing saja.

Bahan
1. 450 gr ubi jalar ungu yang sudah dikukus
2. 250 gr tepung tapioaka
3. 50 gr tepung beras
4. 960 ml santan sedang.
5. 40 gr susu kental manis putih (1 sachet)
6. 1 butir telur
7. 200 gr gula
8. 1 sdt garam
9. 2 lembar daun pandan
10. 2 sdm coklat bubuk/ secukupnya dilarutkan dengan 2 sdm air/secukupnya

Cara membuat:
1. Masak santan dengan daun pandan sampai mendidih, dinginkan dan buang daun pandannya, campur susu dengan santan sampai ukuran semuanya jadi 1 liter
2. Blender ubi ungu kukus dengan telur dan sebagian campuran santan+skm putih, sampai halus, sisihkan
3. Dalam wadah yang cukup besar, campur tepung tapioka, tepung beras, gula dan garam, tuangi dan aduk dengan ubi ungu blender tadi dan campuran santan sedikit sedikit sampai rata dan halus
4. Bagi 2 adonan, satu bagian dibiarkan begitu saja berwarna ungu, satunya lagi diaduk rata dengan coklat bubuk yang sudah dicairkan tadi,
5. Saring tiap tiap adonan supaya adonan rata halusnya
6. Kukus adonan, tiap warna berselang seling dengan api sedang, gunakan loyang  ukuran 18 cm x18 cm,  kukus tiap lapisan lebih kurang 5 menit, lakukan berselang seling sampai adonan habis dengan takaran yang sama
7. Dinginkan kue, lalu simpan di lemari es selama beberapa jam, 
8. Potong potong kue dengan pisau yang beralaskan plastik tipis bersih, supaya hasil potongannya rapi
9. Tata di wadah saji dan hidangkan


Friday, 30 November 2018

Asinan Mangga



Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Musim mangga telah tiba, Alhamdulillah pohon mangga di depan rumah sedang berbuah lebat. Buahnya sudah dibagi bagi, dan masih cukup banyak untuk dikonsumsi sendiri. Kalau aku lebih menyukai yang belum terlalu masak. Karena jika terlalu masak buahnya berserat, walaupun rasanya manis sekali. Beberapa hari yang lalu bikin asinan dari buah mangga yang sudah tua tapi belum masak dan teksturnya masih cukup keras. Bikin yang simpel saja cukup pakai bumbu cabai, gula dan garam. Cabainya juga cuma dipotong potong saja sehingga kuah asinannya masih tetap jernih. Untuk menambah cita rasa ditambahkan pula potongan jeruk kunci.... yummy..!

Oh ya, jika proses perendaman dengan air kapur dirasakan terlalu lama bisa dikurangi waktunya ataupun ditiadakan. Fungsi air kapur supaya potongan buah tetap 'kres kres' dan tidak lembek.

Bahan :
1. 2 buah mangga mengkal
2. 2 cabai merah, potong kecil kecil
3. 4 cabai rawit merah, potong kecil kecil
4. 700 ml air 
5. 1 1/2 sdt garam atau secukupnya
6. 7 sdm gula pasir
8. Jeruk kunci/lemon cui secukupnya, potong tipis
9. 1/2 sdt kapur sirih larutkan dalam 1 liter air, biarkan beberapa saat sampai mengendap kapurnya dan airnya bening kembali
10. 2 sdt garam larutkan dalam 1 liter air putih matang

Cara membuat:
1. Kupas buah mangga, potong tipis atau sesuai selera
2. Rendam potongan mangga dalam air kapur selama 1 - 2 jam, fungsinya supaya potongan buah mangga tidak lembek
3. Cuci potongan mangga yang sudah direndam air kapur beberapa kali sampai bersih lalu tiriskan
4. Rendam lagi potongan mangga dalam air garam selama lebih kurang 30 menit, tiriskan
5. Sambil merendam mangga dalam air kapur, kita buat kuah asinannya, masak air sampai mendidih, tambahkan gula pasir, aduk sampai gula larut dan air kembali mendidih, terakhir tambahkan garam dan potongan cabai, aduk lalu matikan api kompor, biarkan sampai dingin
6. Campur potongan mangga dengan air gula tadi, diamkan beberapa saat dalam lemari es
7. Asinan buah mangga sudah bisa dinikmati dengan jeruk kunci yang dipotong tipis, dingin lebih enak





Tuesday, 30 October 2018

Kacang Telur


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Saat kecil dulu, suka sekali makan jajanan ini. Dibungkus plastik kecil kecil, dijual di warung dekat rumah. Dulu itu makanan ini disebut kacang atom, tapi sekarang ini sebutan kacang atom itu lebih populer untuk makanan olahan pabrik berupa kacang tanah berbalut tepung yang yang berwarna putih. Gak masalah, yang jelas kacang telur ini sudah jelas menggunakan telur dalam proses pembuatannya.
Sebelumnya supaya yakin kacang yang digunakan bersih, kacang tanah dicuci dulu dengan cara dibilas dua kali dengan air bersih, lalu dijemur sampai kering, baru deh kacangnya siap diolah.

Bahan:
1. 350 gr kacang tanah
2. 8 sdm gula pasir berbutir halus
3. 1 butir telur yang besar
4. 2 sdm margarin, dicairkan
5. 1/2 sdt garam
6. 300 - 400 gr tepung terigu

Cara membuat:
1. Kocok dengan garpu atau sendok, telur, gula dan garam sampai agak larut gula dan garamnya
2. Tambahkan margarin cair, aduk lagi sampai rata
3. Letakkan kacang tanah pada wadah, tuangi dengan 2 sendok sayur larutan telur (secukupnya), aduk sampai semua kacang dibaluri adonan telur tadi
4. Tambahkan  tepung terigu secukupnya lalu aduk rata dengan kacang sampai semua kacang diselimuti lapisan tepung terigu, pisahkan satu satu  jika ada beberapa kacang yang lengket dan bergumpal jadi satu, rapikan bentuk kacang, sisihkan jika ada gumpalan adonan yang tidak ada kacangnya, bila perlu ayak dengan besek plastik atau wadah nasi yang bolong bolong bagian bawahnya
5. Lakukan step nomor 4 lagi beberapa kali, sampai adonan telur habis
6. Goreng kacang yang sudah berbalut telur dan tepung tadi dalam minyak panas yang cukup banyak dengan api kompor kecil, goreng sampai matang dan warnanya kuning kecoklatan
7. Angkat kacang telur dari penggorengan lalu tiriskan di kertas tissue dapur
8. Kacang telur sudah bisa dinikmati, jika sudah dingin bisa disimpan di toples yang tertutup rapat.