Thursday, 16 July 2009

Es Krim

Assalamualaikum wr wb,
Es krim ini menurutku lebih enak dibanding yang dibuat dari santan saja atau susu saja. Rasa nya lebih gemuk manis karena rasa santan dan susu saling melengkapi.

Bahan :
  1. 4 gelas santan kelapa
  2. 2 sdm maizena
  3. ½ kaleng susu kental manis
  4. 2 ons gula pasir
  5. coklat bubuk secukupnya (jika ingin rasa coklat)

Cara Membuat  :
  • semua bahan direbus sampai mendidih, dinginkan lalu masukkan dalam frezzer
  • setelah agak beku di mixer sebentar, masukkan lagi dalam frezzer
  • setelah es krim kembali beku sudah bisa dihidangkan


Es Kopyor Imitasi

Assalamualaikum wr wb,
Bahan :
  1. 1 bungkus agar-agar bubuk
  2. 300 cc santan kental
  3. 200 cc air kelapa
  4. 3 sdm gula pasir
  5. garam secukupnya
  6. 250 cc sirup coco pandan
  7. es batu

Cara membuat :
  • Siapkan semua bahan
  • Masak agar agar, gula, santan, dan air kelapa sampai mendidih, angkat dan diamkan sebentar
  • Siapkan es batu yang cukup besar dalam baskom, kemudian agar-agar panas dituang sesendok demi sesendok diatas es batu sampai habis
  • Hidangkan es kopyor imitasi dalam gelas ditambah air, es dan sirup cocopandan secukupnya




Tuesday, 7 July 2009

Keladi Tikus Mengobati Kanker Rahim

Pada Desember 2008, usia kandungan Saidah genap 3 bulan. Ia bungah lantaran ingin menimang buah hati lagi. Anak pertamanya meninggal dunia pada usia 13 tahun. Kehamilan kedua, selamat hingga melahirkan, dan kini anaknya berusia 7 tahun. Kehamilan ke-3 ia keguguran. Nah, pada kehamilan ke-4 kemarin Saidah divonis mola hydratidosa alias hamil anggur.

Menurut dr Sidi Aritjahja hamil anggur merupakan kehamilan abnormal. Sebab, jaringan hasil pembuahan sel telur gagal berkembang sehingga bakal janin tidak terbentuk. Bakal plasenta memang berkembang, tetapi berisi gelembung-gelembung cairan. Bila dilihat dengan ultrasonografi gelembung-gelembung itu mirip buah anggur Vitis vinifera. Oleh karena itulah disebut hamil anggur.

Gejala hamil mola di antaranya rahim membesar lebih cepat daripada kehamilan normal. Ukuran uterus di usia kehamilan 4 bulan seperti kehamilan 9 bulan pada orang normal. Selain itu pada beberapa pasien mengalami pendarahan dan sering mual serta muntah-muntah.

Saidah mengalami gejala itu. Ia sering mual, muntah-muntah, dan mengalami pendarahan saat usia kehamilan tepat 3 bulan. Sampai saat ini penyebab hamil anggur belum diketahui secara pasti. Diduga pemicunya mutasi genetik pada sperma atau sel telur. Untuk mengatasi janin anggur, pasien hanya mempunyai 2 pilihan: kuret atau operasi pengangkatan rahim.

Beta HCG

Saidah memilih menjalani kuret untuk membersihkan dan menghentikan perkembangan jaringan-jaringan abnormal dalam uterus. Setelah itu gejala akibat hamil anggur memang berhenti. Namun, 2 bulan kemudian pendarahan muncul lagi. Saidah pun kembali ke rumahsakit untuk menjalani kuret kedua. Kali ini selain dikuret ia juga melakukan pemeriksaan darah.

Hasilnya mengejutkan, nilai hormon Beta Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) darah Saidah 31,40 mIU/ml, kadar normal di bawah 5 mIU/ml. Pada perempuan tidak hamil, kadar HCG tinggi merupakan indikator kanker. Produksi hormon HCG meningkat ketika perempuan hamil. Pada saat itu plasenta berkembang dan memproduksi HCG.

Kadar HCG terus meningkat seiring bertambahnya usia kandungan. Misalnya, 4 pekan setelah haid terakhir kadar HCG hanya 5 - 426 mIU/ml dan melonjak hingga 3.640 - 117.000 mIU/ml pada kehamilan 8 - 9 bulan. Perempuan tak hamil juga memproduksi hormon HCG, tetapi kadarnya rendah: di bawah 5 mIU/ml. Itulah sebabnya kadar HCG pada perempuan tak hamil seperti Saidah yang terlampau tinggi menjadi indikator kanker pada alat reproduksi.

Menurut Sidi hamil anggur memang berpotensi berkembang menjadi kanker. Itu bila kuret tidak membersihkan tuntas jaringan-jaringan abnormal dalam rahim. Konsumsi makanan berkarsinogenik, seperti makanan yang dibakar, juga dapat memicu perubahan itu. Untuk menangkal perkembangan sel kanker, Saidah harus menjalani kemoterapi.

Keladitikus

Baru 3 kali kemoterapi, ibu satu anak itu tak kuat menjalani kemoterapi berikutnya. 'Badan terasa sakit dan lemah,' ujar Saidah. Selain itu nafsu makan juga hilang dan rambutnya rontok. Bobot tubuh Saidah melorot 20 kg, dari semula 60 kg menjadi 40 kg. Kondisi tubuh yang lemah membuat ia harus dirawat inap di rumahsakit.

Dua pekan setelah kemoterapi, Saidah kembali melakukan tes darah. Hasil uji laboratorium menunjukkan nilai HCG meningkat tajam, menjadi 1.180 mIU/ml. Itu artinya kemoterapi belum berhasil meredam perkembangan sel kanker. Dokter kembali menyarankan Saidah untuk melakukan kemoterapi lagi. Namun Saidah menolak saran itu. 'Tubuh saya tidak kuat lagi menahan efek kemoterapi,' ujarnya.

Keluarga tidak tega melihat penderitaan Saidah. Rudi - adik Saidah - berupaya mencari informasi herbal antikanker hingga menemukan keladitikus. Rudi menyarankan kakaknya untuk mencoba Typhonium flagelliforme itu. Demi kesembuhan, Saidah pun mencoba. Ia membeli 10 tanaman keladitikus seharga masing-masing Rp5.000.

Saidah menumbuk halus satu tanaman utuh - rimpang, batang, dan daun - untuk sekali minum. Air perasan anggota famili Araceae itu diminum dengan sesendok madu setiap pagi dan sore. Ia mengkonsumsi ramuan itu hanya 10 hari. Hari berikutnya Saidah mengkonsumsi kapsul keladitikus. Dosis 1 kapsul 2 kali sehari setelah makan.

Dua bulan rutin mengkonsumsi keladitikus, Saidah mulai merasakan manfaatnya. Badan yang semula sakit kini terasa lebih segar. Bahkan hasil cek darah pada 24 Maret 2009, nilai HCG turun menjadi 1,28 mIU/ml. Itu kabar gembira bagi Saidah, karena mengindikasikan sel kanker dalam rahimnya tidak berkembang. Pemeriksaan darah terakhir pada 2 Juni 2009, nilai HCG melorot lagi menjadi 0,06 mIU/ml. Yang tak kalah penting bobot tubuh Saidah kini naik lagi, 55 kg, karena nafsu makan pulih.

Antikanker

Menurut Rubiyantoro, herbalis di Bekasi, Jawa Barat, keladitikus membantu melawan kanker. Tanaman itu juga berkhasiat menghilangkan efek buruk kemoterapi seperti rambut rontok. Mereka yang menjalani kemoterapi dan mengkonsumsi keladitikus secara teratur, terbukti nafsu makannya kembali tinggi, rambut tidak mudah rontok, dan rasa sakit di badan berkurang.

Kemampuan keladitikus menghambat perkembangan sel kanker ditunjukkan oleh penelitian Choon-Sheen Lai, periset dari Pusat Penelitian Obat, Universitas Sains Malaysia. Ia membuktikan keladitikus mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis. Menurut Choon nilai IC50 - konsentrasi yang menyebabkan kematian 50% populasi sel uji - ekstrak heksan dan diklorometana keladitikus berturut-turut adalah 53,89 μg per ml dan 15,43 μg/ml. Itu artinya dengan dosis tersebut ekstrak-ekstrak itu mampu menghambat 50% pertumbuhan sel kanker.

Selain itu penelitian Peni Indrayudha, dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, membuktikan keladitikus menghambat perkembangan sel kanker karena mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). RIPs merupakan protein toksik yang mampu menghambat sintesis protein. Itu karena RIPs dapat memotong RNA dan DNA superkoil untai ganda menjadi lingkaran semu dan linier. Bila sintesis protein terhambat maka otomatis perkembangan sel kanker juga terhambat.

Peni menginkubasi 3 μl DNA plasmid dengan ekstrak daun Typhonium flagelliforme. Konsentrasi protein yang terkandung dalam ekstrak bervariasi; 10 mg/μl, 20 mg/μl, 30 mg/μl, 40 mg/μl, dan 50 mg/μl. Hasilnya pada konsentrasi protein 10 mg/μl DNA plasmid terpotong membentuk lingkaran semu. Sedangkan pada konsentrasi 20 - 50 mg/μl DNA terpotong menjadi bentuk linier. Dengan sifat antikanker itulah keladitikus dapat menaklukkan kanker yang diderita Saidah.
Sumber: Trubus Online, 1 juli 2009

Saturday, 4 July 2009

Pastel Ayam



Assalamualaikum wr wb,

Bahan kulit :
  1. 250 gr terigu
  2. 1 butir telur ayam
  3. 1 sendok teh garam
  4. ± 75 ml air
  5. 3 sendok makan minyak goreng
Bahan isi :
  1. 50 gr daging ayam tanpa tulang dicincang
  2. 125 gr wortel, dipotong kecil
  3. 50 gr buncis, dipotong kecil
  4. 25 gr soun, direndam dan dipotong
  5. 1 butir telur rebus, dipotong
  6. 2 siung bawang putih, iris halus
  7. 2 siung bawang merah, iris halus
  8. 1 batang seledri, iris halus
  9. garam secukupnya
  10. lada secukupnya
  11. gula pasir
  12. minyak untuk menumis
Cara Membuat isi:
  • tumis bawang putih dan bawang merah, masukkan wortel, ayam dan buncis
  • masukkan pula garam, lada, gula pasir dan beri sedikit air
  • masukkan soun dan seledri, masak hingga matang

Cara Membuat kulit:
  • semua bahan diaduk jadi satu dan diuleni, biarkan 30 menit
  • giling tipis-tipis, cetak bentuk bulat dengan diameter ± 8 cm, isi dengan adonan isi
  • tangkupkan dan tekan pinggirnya dengan garpu
  • goreng sampai kecoklatan
Untuk isi bisa digunakan bahan lain sesuai selera kita

Zebra Kukus


Assalamualaikum wr wb,
Bahan :
1) 4 butir telur ayam
2) 1 ½ gelas gula pasir
3) 2 gelas tepung terigu
4) 3 sdm susu bubuk
5) 4 sdm margarin (1 ½ ons) dicairkan
6) 3 sdm air
7) 1 sdm coklat bubuk
8) 2 sdm ovalet
9) 1 sdt baking powder
10)vanili

Cara Membuat :
  • Telur + gula + ovalet + baking powder dikocok jadi satu sampai mengembang
  • Lalu masukkan susu, terigu dan margarin cair, aduk rata
  • Adonan dibagi dua sebagian ditambahkan coklat bubuk yang dicairkan dengan 3 sdm air tadi
  • Siapkan loyang bulat, olesi loyang dengan mentega, (alasi dengan kertas) tuangkankira-kira 3 sdm adonan ketengah loyang dengan berselang-seling sampai adonan habis
  • Kukus kira-kira ½ jam sampai matang



Sunday, 28 June 2009

Bahaya Plastik


Rasa-rasanya dalam kehidupan kita sehari-hari saat ini sudah dipenuhi berbagai jenis plastik, dan berita tentang bahaya plastik sudah sering kita ketahui, apalagi tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. Bahkan dalam kehidupan kita sulit sekali menghindari plastik dari aktivitas kita. Kalau memang plastik itu tidak baik untuk kesehatan, apakah ada tanda pengenalnya?

Ternyata ada loch? Dan itu sudah diatur dan ditetapkan secara internasional, sehingga di manapun di belahan dunia ini kode dan simbolnya sama.

Bagaimana Mengenali Kemasan Plastik dengan Baik?

bottle.jpgPerlu kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik, yang mungkin bagi kita yang awam sangat perlu untuk diketahui, karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).

Secara umum tanda tersebut berada di dasar, berbentuk segi tiga, di dalam segitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut:

1. PET — Polyethylene Terephthalate

Biasanya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga

Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.

Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 %), dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 %) Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI, kenapa? Dijawab oleh artikel ini: Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker)

Di dalam membuat PET, menggunakan bahan yang disebut dengan antimoni trioksida, yang berbahaya bagi para pekerja yang berhubungan dengan pengolahan ataupun daur ulangnya, karena antimoni trioksida masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan, yaitu akibat menghirup debu yang mengandung senyawa tersebut. Terkontaminasinya senyawa ini dalam periode yang lama akan mengalami: iritasi kulit dan saluran pernafasan.

Bagi pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran, pun bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.
2. HDPE — High Density Polyethylene

  • Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga.
  • Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain.
  • HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.
  • HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.
  • Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu

3. V — Polyvinyl Chloride
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V — V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.

  • Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.
  • PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15oC.
  • Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
  • Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

4. LDPE — Low Density Polyethylene
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE
– LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.

  • Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
  • Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
  • Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP — Polypropylene

Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP
– PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.

  • Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap
  • Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

6 . PS — Polystyrene

Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS
– PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja.

  • PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain.
  • Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.
  • Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung.
  • Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.
  • Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

7. OTHER
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER
– Other (SAN ? styrene acrylonitrile, ABS - acrylonitrile butadiene styrene, PC - polycarbonate, Nylon)

  • Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.
  • PC - Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.
  • Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.
  • Dianjurkan untuk tidak dipergunakan untuk tempat makanan ataupun minuman karena Bisphenol-A dapat berpindah ke dalam minuman atau makanan jika suhunya dinaikkan karena pemanasan. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.
  • SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan.
  • Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.
  • SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan.

Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?

Kita harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya plastik dengan kode 1, 3, 6, dan 7 (khususnya polycarbonate), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Ini tidah berarti bahwa plastik dengan kode yang lain secara utuh aman, namun perlu dipelajari lebih jauh lagi. Maka, jika kita harus menggunakan plastik, akan lebih aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (kecuali polycarbonate) bila memungkinkan. Bila tidak ada kode plastik pada kemasan tersebut, atau bila tipe plastik tidak jelas (misalnya pada kode 7, di mana tidak selamanya berupa polycarbonate), cara terbaik yang paling aman adalah menghubungi produsennya dan menanyakan mereka tentang tipe plastik yang digunakan untuk membuat produk tersebut.
Tips

  1. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan polycarbonate, cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, polyethylene, atau polypropylene. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, polypropylene, atau polyethylene. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  2. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.
  3. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. Bahan alternatif yang dapat digunakan adalah botol stainless steel atau kaca.
  4. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak.
  5. Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di microwave oven.
  6. Cobalah untuk menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan dan gunakanlah kemasan berbahan stainless steel atau kaca untuk menyimpan makanan atau minuman
  7. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.
  8. Terapkan, sebarkan dan ajaklah setiap orang di lingkungan rumah, kantor, sekolah, kampus, dan di manapun untuk mengetahui informasi ini dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Ajukan kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan berkenaan dengan plastik ini, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Bupati Wakatobi, Ir Hugua, dalam rangka penyelamatan ekosistem laut di Kepulauan Wakatobi. Sebagaimana diketahui, Kepulauan Wakatobi memiliki ekosistem terumbu karang terbanyak dan terbaik di dunia pada saat ini.

Apakah Plastik Itu?

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu, kita hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A.

Bisphenol A adalah perusak hormone. Berbagai penelitian telah menghubungkan Bisphenol-A dengan dosis rendah dengan beberapa dampak terhadap kesehatan, seperti perubahan permanen pada organ kemaluan, meningkatkan kadar prostat, penurunan kandungan hormon testoteron, memungkinkan terjadinya kanker payudara, sel prostat menjadi lebih sensitif terhadap hormon dan kanker, dan membuat seseorang menjadi hiperaktif.

Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi. University of Missouri telah melakukan tes laboratorium mengenai penggunaan Bisphenol-A pada botol susu bayi dan menemukan bahwa Bisphenol-A pada produk botol susu bayi plastik dari 5 merek terkemuka di Amerika, sangat berpotensi untuk ikut larut dalam cairan. Menurut laporan ini, kelima merk botol susu bayi yang masih dipersoalkan adalah Avent, Dr. Brown’s, Evenflo, Gerber dan Playtex.

Plastik sendiri dikonsumsi sekitar 100 juta ton/tahun di seluruh dunia. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.

Plastik dibagikan menjadi dua macam berdasarkan sifatnya bila dipanaskan, yaitu tipe cokelat (nama ilmiahnya: thermoplastic) dan tipe biskuit (nama ilmiahnya: thermosetting). Maksud dari tipe cokelat adalah plastik yang melunak bila dipanaskan, sedangkan tipe biskuit adalah plastik yang apabila telah mengeras akan tetap keras walaupun terus dipanaskan. Plastik yang berbahan baku minyak termasuk dalam golongan plastik tipe cokelat.
Bagaimana Dampak Penggunaan Plastik terhadap Kesehatan?
Kebanyakan plastik seperti PVC, agar tidak bersifat kaku dan rapuh ditambahkan dengan suatu bahan pelembut (plasticizers). Beberapa contoh pelembut adalah epoxidized soybean oil (ESBO), di(2-ethylhexyl)adipate (DEHA), dan bifenil poliklorin (PCB) yang digunakan dalam industri pengepakan dan pemrosesan makanan.
Bahan pelembut seperti PCB sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat menimbulkan kematian jaringan dan kanker pada manusia (karsinogenik). Tanda dan gejala dari keracunan ini berupa pigmentasi pada kulit dan benjolan-benjolan, gangguan pada perut, serta tangan dan kaki lemas. Sedangkan pada wanita hamil, mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan serta bayi lahir cacat.
Bahan pelembut lain yang dapat menimbulkan masalah adalah DEHA. DEHA mempunyai aktivitas mirip dengan hormon estrogen (hormon kewanitaan pada manusia). Berdasarkan hasil uji pada hewan, DEHA dapat merusakkan sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan kanker hati. Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi jika setiap hari kita terkontaminasi oleh DEHA, maka sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

Bahaya lain yang dapat mengancam kesehatan kita adalah jika kita membakar bahan yang terbuat dari plastik. Pembakaran plastik ini dapat mendatangkan masalah tersendiri bagi kita. Plastik yang dibakar akan mengeluarkan asap toksik yang apabila dihirup dapat menyebabkan sperma menjadi tidak subur dan terjadi gangguan kesuburan. Pembakaran PVC akan mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen manusia. Selain itu juga dapat mengakibatkan kerusakan kromosom dan menyebabkan bayi-bayi lahir dalam kondisi cacat.

Bahan pelembut ESBO (epoxidized soybean oil) juga biasa digunakan sebagai insektisida. Sejauh ini, bahaya bahan pelembut ini bagi kesehatan manusia belum ada/dalam penelitian. Sedangkan bagi lingkungan, ESBO mampu membunuh zooplankton, dan hal ini berakibat pada terganggunya rantai makanan hewan-hewan laut. Hal tersebut pun akan berdampak pada terganggunya sumber protein, khususnya ikan, bagi manusia.

sumber : beritahabitat.net

Thursday, 25 June 2009

Anggota Parlemen Belgia Pakai Jilbab

BRUSSELS — Membuat sejarah sebagai perumus undang-undang pertama di Eropa, anggota parlemen Belgia, Mahinur Ozdemir berharap untuk meluruskan selip pemahaman tentang jilbab Muslim di kalangan Barat. "Dibalik kerudung ini ada seorang pribadi," ujar Mahinur seperti yang dikutip oleh Euronews.

"Ada seorang yang terlibat, yang ingin segala sesuatu berubah, yang ingin maju kedepan dan melakukan banyak proyek untuk orang-orang di Brusel," ucapnya panjang lebar. Mahinur, 26 tahun, telah mengambil sumpah di kantor barunya, parlemen Brussel, pada 23 Juni lalu

Ia adalah anggota parlemen pertama dan satu-satunya di daratan Eropa yang mengenakan jilbab. Upacara pengucapan sumpah, selain dihadiri anggota parlemen, juga sejumlah komunitas Muslim yang menyambut gembira terpilihnya Mahinur,

Masuknya Mahinur dalam kursi parlemen dianggap sebagai langkah maju bagi kaum minoritas. Mahinur sendiri mengatakan ingin diakui atas dasar kinerjanya, dan bukan karena jilbabnya.

"Sayangnya, keberadaan saya direduksi menjadi tak lebih dari sekedar kerudung ini, dan terus terang sulit untuk mengubah pandangan itu dari anda," ungkap Mahinur.

Anggota partai Pusat Demokratik Humanis (CDH), itu terpilih awal bulan ini sebagai anggota parlemen termuda Belgia. Mahinur, yang memiliki latarbelakang Turki, melakukan debut pertama sebagai politisi Belga empat tahun lalu, ketika ia bergabung dengan CDH.

Pada 2006, ia berkompetisi dalam pemilhan parlemen daerah dan berhasil merebut kursi di dewan daerah Schaerbeek. Lulusan administrasi publik tersebut juga anggota aktif sejumlah LSM dan pendiri sebuah organisasi mahasiswa.

Kontroversi.


Mahinur dan jilbabnya dalam parlemen, tak lantas mulus dari kontroversi dan halangan. "Belgia didirikan pada dua prinsip dasar yaitu netralitas dan sekularisme," ujar seorang anggota parlemen sayap kanan, seperti yang dikutip oleh chanel Al-Jazeera.

"Kita akan mengorganisasi sebuah dialog untuk mendiskusikan hak anggota parlemen untuk mengekspresikan keyakinan dan agama mereka secara bebas," ujarnya. Kelompok penentang jilbab mendistribusikan selebaran di pintu masuk parlemen sebelum upacara pengucapan sumpah.

Beberapa partai-partai sayap kanan bahkan mencoba memboikot acara tersebut karena jilbab yang dikenakan Mahinur. Partai Liberal ultra-kanan di parlemen regional mencoba memasukkan amandemen legislatif agar melarang simbol keagamaan, dan menghalangi Mahinur dari mengucapkan sumpah.

Mahinur pun tak luput menjadi target oleh simpatisan ekstrimis partai ultra-kanan saat pemilu berlangsung. Jilbab memang telah lama menjadi isu kontroversi di Belgia, negara dengan 450 ribu penduduk beragama Islam.

Pada 2007, Kota Ghent, kota terbesar ketiga di Belgia, memutuskan untuk melarang pegawai layanan publik, yang melakukan kontak langsung dengan masyarakat, mengenakan jilbab. Keputusan itu datang tak lama setelah kota terbesar kedua di Belgia, Antwerp, melakukan pelarangan jilbab.

Namun Mahinur tak gentar. Ia meletakkan semua itu dibelakang begitu ia memperoleh tanggung jawab barunya. "Saya bukan perwakilan sebuah komunitas, namun seluruh rakyat di Brussel," tegasnya. "Jilbab ini tidak akan menghentikan saya," (itz)

sumber : Republika Online, 25 Juni 2009